Jakarta, - Logo Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi berubah. Lambang partai yang sebelumnya bertulisan Hanura itu kini menggunakan gambar kepala singa bermahkota oranye.
Perubahan logo tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Hukum Nomor M.HH-5.AH.11.03 Tahun 2026 tentang Nama, Lambang, atau Tanda Gambar Partai Hanura. Keputusan itu sudah diteken Menteri Hukum Supratman Andi Agtas pada 3 Juli 2026.
Dalam dokumen tersebut, kepala singa menjadi simbol utama logo baru Hanura. Makna logo baru secara keseluruhan yakni pengemban amanah hati nurani rakyat yang senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan keadilan.
Berikut arti logo baru Partai Hanura.
1.Kepala singa, bermakna:
- Kepemimpinan yang amanah dan bertanggung jawab.
- Keberanian memimpin di garis depan perjuangan.
- Penjaga keadilan sosial dan kedaulatan bangsa.
- Kekuatan yang berpihak pada Rakyat, Daerah dan Negara.
- Kekuasaan sebagai alat untuk menjaga, melindungi dan menyejahterakan rakyat.
2.Komposisi & garis tegas 17-8-45, bermakna:
- Spirit proklamasi sebagai garis juang, kedisiplinan dan ketegasan sikap Politik.
- Karakter rasional, progresif dan berprinsip.
- Konsistensi perjuangan untuk mewujudkan tujuan Negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
- Negara berdiri atas kehendak bangsa sendiri.
3.Tatapan mata ke depan, bermakna:
- Visi yang berorientasi masa depan yang jelas dan terarah berdasar pada Pancasila dan UUD 1945.
- Konsisten pada garis ideologi perjuangan politik Bangsa.
- Otoritas yang alami yang merupakan refleksi dari legitimasi moral.
- Kepemimpinan yang tegas yang berpihak pada prinsip keadilan, kebenaran dan kemakmuran.
4.Wajah putih, bermakna:
- Integritas dan moralitas sebagai fondasi kekuasaan.
- Kemurnian niat dalam pengabdian.
- Pemimpin yang adil, obyektif dan tidak diskriminatif.
- Kekuatan yang dimurnikan oleh kejujuran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan, sebuah kepemimpinan yang berani, bersih dan dapat dipercaya.
5. Huruf "H" merah, bermakna:
- Keberanian dalam melawan ketidakadilan.
- Militansi dalam perjuangan politik.
- Hanura sebagai rumah nurani rakyat.
- Kepemimpinan yang tidak berjarak, terhubung dan responsif.
- Kepemimpinan/Kekuasaan yang tunduk pada nilai etika dan hati Nurani.
- Simbol harmoni hati Nurani yang menegaskan kepemimpinan berlandaskan kemanusiaan, tumbuh dan maju bersama.
6.Mahkota kunyit/emas, bermakna:
- Kekuasaan untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran dan kedaulatan ekonomi rakyat.
- Kepemimpinan dan legitimasi adalah mandat rakyat.