Pria Bersenjata Diringkus di Dekat Gedung Putih, Ancam Bunuh Trump

Jakarta, - Para agen Secret Service menangkap seorang pria bersenjata di dekat Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat (AS). Penangkapan dilakukan setelah pria bersenjata itu diduga mengancam akan membunuh Presiden AS Donald Trump.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (7/11/2026), mengatakan bahwa seorang agen Secret Service mendekati pria tersebut pada Kamis (5/11) malam, setelah melihatnya berperilaku mencurigakan di dalam sebuah mobil yang terparkir di area Washington DC.

Ketika ditanyai oleh agen Secret Service itu, pria tersebut mengatakan bahwa suara-suara di dalam kepalanya telah menginstruksikan dirinya untuk pergi ke Washington DC, ibu kota AS, dan membunuh Trump.

Penangkapan pun dilakukan terhadap pria tersebut.

Saat para agen Secret Service menggeledah kendaraan yang dikemudikan pria tersebut, ditemukan setidaknya tiga pucuk senjata api, yang terdiri atas sebuah senapan jenis AR-15 dan dua pistol tangan. Ditemukan juga puluhan butir amunisi di dalam kendaraan tersebut.

Otoritas berwenang juga mengungkap bahwa kendaraan yang dikemudikan pria tersebut merupakan kendaraan curian.

DHS mengidentifikasi pria yang ditangkap itu sebagai Ronny Yordrix Guanipa Chrinos, yang seorang imigran ilegal dan berstatus warga negara Venezuela.