Hal itu disampaikan Budiman saat diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026). Bayu mengatakan ada temuan barang dari pengusaha bernama Huda.
Bayu mengaku langsung dihubungi orang yang menyebut dirinya Ahmad Dhani seusai ada temuan tersebut. Namun Bayu mengaku tak tahu terkait dugaan tiket nonton gratis dari Dhani dalam percakapan chat dengan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea Cukai, Rizal.
"Kemudian, ada yang kami tanyakan, `Huda, ketika barangnya ditangkap antara Lampung-Banjarmasin, kemudian saya dihubungi Ahmad Dhani`. Ahmad Dhani ini siapa?" tanya jakaa.
"Pengakuannya sih," jawab Bayu.
"Musisi ya? Band?" tanya jaksa.
"Iya, pengakuannya," jawab Bayu.
Jaksa mengatakan ada chat antara Rizal dan Dhani terkait tiket konser. Bayu mengaku tak tahu.
"Karena itu tadi, di sidang yang lain, kami pun ada menampilkan chat Pak Rizal sama Ahmad Dhani ini menyampaikan akan kasih tiket untuk nonton gratis," ujar jaksa.
"Nggak tahu," jawab Bayu.
Bayu mengatakan Dhani saat itu menyebut Huda sebagai saudaranya. Dia mengatakan Dhani menghubunginya satu kali saja.
"Nggak tahu. `Dan saya sampaikan barangnya salah, jadi ditangkap. Seingat saya barangnya saltuk (Salah peruntukan)`. Kemudian, Ahmad Dhani menyampaikan `Ini saudara saya, Mas, tolong dibantu-bantu`. Kemudian terdakwa sampaikan, `Kalau benar dibantu`," ujar jaksa.
Respons Ahmad Dhani
Dhani mengakui dirinya menghubungi pihak Bea Cukai. Dia mengatakan barang itu merupakan dupa atau wewangian yang dikirim saudaranya dari luar negeri.
"Iya. Barang dupa (wangi-wangian). Bukan barang impor, kiriman dari saudara dari LN," beber Dhani saat dihubungi.
Dia menyebutkan peristiwa itu sudah lama terjadi. Dhani mengatakan tak pernah bertemu dengan Bayu.
"Sudah lama. Dirjen yang lama. Dan saya nggak pernah ketemu yang bersangkutan," ujarnya.
Sebelumnya, Budiman Bayu didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar. Jaksa menyebutkan gratifikasi itu diterima, baik dalam mata uang rupiah maupunmata uang asing.