Kasus Korupsi MBG,

Kesaksian Lodewyk Pusung: Pencopotan, Telepon Teddy, Lalu Ditangkap

Jakarta, - Sebagaimana diketahui, proses pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Juni 2026 ternyata diwarnai rangkaian peristiwa yang berlangsung dalam hitungan jam.

Mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung mengungkap, sebelum dicopot dari jabatannya dan kemudian ditangkap Kejaksaan Agung terkait perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG), dirinya sempat menerima telepon dari Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Kesaksian itu disampaikan Lodewyk dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Menurut Lodewyk, Letkol Teddy menghubunginya melalui telepon pada malam 2 Juni 2026. Dalam percakapan tersebut, Teddy menyampaikan ucapan terima kasih dari Presiden Prabowo Subianto atas tugas yang telah dijalankan Lodewyk selama berada di BGN.

“Beliau sampaikan ke saya, terima kasih Pak dari presiden atas pelaksanaan tugasnya bla bla bla bla bla,” kata Lodewyk di persidangan dikutip Sabtu (22/8/2026).

Lodewyk kemudian mengaku sempat menyampaikan kepada Teddy bahwa dirinya akan dipindahkan dari BGN. Namun, percakapan tersebut tidak berlanjut lebih jauh.

“Letkol Teddy, saya bilang saya buat bicara. Saya sampaikan, saya ini dipindah begini begini begini sudah, tapi semua sampai di situ,” ujarnya.

Tak lama berselang, pergantian pimpinan BGN diumumkan. Pada malam yang sama, Lodewyk dicopot dari posisi Wakil Kepala BGN bersama Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Sonny Sonjaya.

Lodewyk mengaku tidak mempermasalahkan pergantian tersebut. Namun, rangkaian peristiwa setelah pencopotan justru menjadi bagian penting yang kini diuji melalui praperadilan.

Ketika hari berganti menjadi 3 Juni 2026, sekitar pukul 01.20 WIB, Lodewyk mendapat informasi dari ajudannya bahwa sejumlah petugas mendatangi kediamannya.

Dia mengaku melihat sejumlah anggota TNI serta dua atau tiga orang yang disebut berasal dari Kejaksaan dan mengenakan pakaian sipil.

Menurut Lodewyk, petugas tersebut menyampaikan akan membawanya ke Kejaksaan. Ia sempat meminta diperlihatkan surat terkait tindakan tersebut.