Gubernur BI Terima Kasih ke Pak Purbaya Kenapa?

- Sinergi berarti kerja sama yang baik antara dua pihak untuk mencapai tujuan yang sama. Dalam hal ini, yang bekerja sama adalah Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Bank Indonesia bertugas menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi, sedangkan Kementerian Keuangan mengatur kebijakan keuangan negara, seperti anggaran dan pajak. Ketika kedua lembaga ini bekerja sama dengan baik, kondisi ekonomi Indonesia bisa menjadi lebih stabil.

Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, kerja sama yang erat antara BI dan Kemenkeu telah membantu nilai tukar rupiah kembali menguat dalam beberapa hari terakhir. Rupiah yang menguat berarti nilai mata uang Indonesia menjadi lebih baik dibandingkan mata uang asing, seperti dolar AS.

Karena hasil kerja sama tersebut dinilai positif, Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

 

"Dengan upaya kita bersama doa kita dan sinergitas yang erat dengan BI dan pemerintah dan koordinasi yang erat. Terima kasih Pak Menteri Keuangan Alhamdulillah membuktikan nilai tukar rupiah menguat dan kita yakin ke depan semakin kuat," ungkap Perry dalam konferensi pers, beberapa hari lalu.

Sebelumnya kurs sempat menyentuh level Rp18.200/US$. Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan besarnya kebutuhan valuta asing korporasi. 

Sinergi yang semakin erat didorong oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad pada pertemuan pada 6 Juni 2026. Saat itu diputuskan bahwa BI dan Kemenkeu akan berfokus pada tugas dan fungsi masing-masing. Terlihat pada 17 Juni 2026 tercatat sebesar Rp17.730 per dolar AS, atau menguat 0,76% (ptp) dibandingkan dengan level akhir Mei 2026.

 

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Kenaikan ini menambah total kenaikan suku bunga yang telah dilakukan BI menjadi 75 basis poin dalam waktu kurang dari satu bulan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta meredam tekanan dari ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah ini bertujuan untuk memberikan sentimen positif kepada pasar dan memastikan fundamental ekonomi tetap terjaga.

Dengan suku bunga yang lebih tinggi, BI berharap dapat menjaga kepercayaan investor dan memperkuat daya tahan perekonomian nasional.