Jakarta, - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat 8 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak cenderung sideways atau berfluktuasi.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini dengan peluang koreksi dan penguatan yang sama-sama terbuka.
"Worst case, IHSG berpotensi turun ke 6.645-6.838, sedangkan best case-nya dapat menguat menguji 7.212-7.418," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.031, 6.838 dan resistance 7.240, 7.323 hari ini. Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ICBP, NCKL, PGAS, dan BNBR.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah tren positif terbentuk sejak awal Mei.
"IHSG berpotensi menguji resistance 7.275, namun tren dapat berbalik bearish jika turun di bawah 7.009," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.009, 6.838, 6.727, dan 6.587 dan resistance 7.275, 7.403, dan 7.497 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, INCO, dan PGEO.
IHSG ditutup di level 7.174 pada perdagangan Kamis (7/5) sore. Indeks saham menguat 81,85 poin atau naik 1,15 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp23,08 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,33 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 361 saham menguat, 295 terkoreksi, dan 160 stagnan.