[INTRO]
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menetapkan Rafyq Panjaitan sebagai Ketua KWP periode 2026-2028. Penetapan tersebut dilakukan dalam forum sidang yang diikuti sekitar 190 wartawan parlemen.Pimpinan sidang, Fredy Batari, membacakan keputusan penetapan Rafyq Panjaitan sebagai Ketua KWP periode 2026-2028 di hadapan peserta sidang.“Menetapkan Ketua KWP 2026-2028 saudara Rafyq Panjaitan. Apakah setuju?” kata Fredy dalam sidang di Bogor, Jumat (02/10/2026).Pertanyaan tersebut langsung disambut persetujuan peserta sidang. Sekitar 190 wartawan yang hadir secara serentak menyatakan setuju atas penetapan Rafyq sebagai Ketua KWP.“Setuju!” jawab peserta sidang.Dengan keputusan tersebut, Rafyq Panjaitan resmi memimpin KWP untuk periode 2026-2028. Kepengurusan baru ini diharapkan dapat melanjutkan peran KWP sebagai wadah wartawan yang menjalankan aktivitas jurnalistik di lingkungan parlemen.Usai ditetapkan sebagai ketua, Rafyq menyampaikan pesan pertamanya kepada seluruh anggota KWP. Ia mengajak seluruh wartawan parlemen menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam menjalankan organisasi.“Kita bergandengan tangan, hand in hand, untuk apa? Sama-sama memajukan KWP,” ujar Rafyq.Rafyq menegaskan bahwa kepemimpinan di KWP bukan sekadar persoalan posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota berpartisipasi dalam membangun dan memperkuat organisasi.Menurutnya, kebersamaan menjadi salah satu modal penting agar KWP semakin solid serta mampu menjalankan perannya sebagai wadah wartawan parlemen.Terpilihnya Rafyq Panjaitan sebagai Ketua KWP periode 2026-2028 sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru.Sebelumnya, KWP telah melalui sejumlah periode kepemimpinan, di antaranya Marlen Sitompul pada periode 2020-2022 dan Ariawan pada periode 2022-2026. Kebersamaan dan soliditas menjadi bagian penting dalam keberlanjutan organisasi wartawan parlemen tersebut.