Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di TPU Karet Bivak Usai Zuhur

Jakarta, - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke-11 Sandiaga Uno menyebut bahwa Guruh Soekarno Putra akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Sabtu (26/9).

"Rencananya nanti setelah zuhur dimakamkan di Karet Bivak," katanya saat melayat ke kediaman Guruh.

Lokasi pemakaman kata Sandi ditentukan sesuai dengan amanat Guruh sewaktu masih hidup.

Sandiaga menyebut sebelum meninggal Guruh sudah menyiapkan pemakamannnya. Salah satunya, kain yang akan digunakan untuk membungkus jenazahnya.

"Tadi juga beliau sepertinya sudah menyiapkan ya, kain-kainnya yang sudah akan digunakan, kain favorit dari Bu Fat (Fatmawati, ibu Guruh)," jelasnya.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9). Menurut informasi yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristyanto, Guruh meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

"Inna lilahi wa inna ilaihi raji`un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa`afihi wa`fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak MOHAMMAD GURUH IRIANTO SUKARNOPUTRA BIN SUKARNO pada usia 73 tahun," kata Hasto.

Lahir pada 13 Januari 1953, Guruh Soekarnoputra merupakan anak bungsu Presiden ke-1 Indonesia, Soekarno, dari pernikahannya dengan Fatmawati. Guruh juga adalah adik dari Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Pria bernama asli Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra itu sempat menjalani pendidikan di Perguruan Cikini sebelum melanjutkan sekolah di SMA Negeri 25 Jakarta dan berkuliah jurusan Arkeologi di University of Amsterdam selama tiga tahun hingga 1974.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik. Ia meraih gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada 2010.

Sejak muda, Guruh dikenal dengan bakatnya di dunia seni, terutama seni tari dan seni musik. Ia mendirikan grup kesenian Swara Mahardika dan GSP Production. Ia juga mendirikan grup Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye.

Berbagai lagu legendaris lahir dari tangan Guruh Soekarnoputra, seperti Kala Sang Surya Tenggelam, Melati Suci, Zamrud Khatulistiwa, Lenggang Puspita, Mahadaya Cinta, serta Galih dan Ratna.

Guruh Soekarnoputra sempat menikah dengan perempuan asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada 2002. Namun keduanya bercerai pada 2009.

Dalam dunia politik, Guruh Soekarnoputra bergabung dengan PDI pada 1982 dan kemudian berlanjut ke PDIP pada 1999 hingga saat ini. Ia juga sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada masa jabatan 1999-2024 dari daerah pemilihan Jawa Timur.