Guruh Wafat, Bendera PDIP Berkibar Setengah Tiang Selama 7 hari

Jakarta, - DPP PDIP memerintahkan kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting untuk mengibarkan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang selama 7 (tujuh) Hari.

Perintah dikeluarkan sebagai penghormatan terakhir atas meninggalnya Guruh Soekarno Putra, putra bungsu Bung Karno yang juga adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Berkaitan dengan hal tsb, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting agar mengibarkan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang selama 7 (tujuh) Hari," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan resminya Sabtu (26/9).

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9), setelah sempat sakit selama beberapa waktu terakhir. Guruh Soekarnoputra meninggal dalam usia 73 tahun.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh politisi PDIP Cyril Raoul Hakim atau Ciko Hakim.

"Benar (beliau meninggal)," katanya.

Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Guruh meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

"Inna lilahi wa inna ilaihi raji`un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa`afihi wa`fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak MOHAMMAD GURUH IRIANTO SUKARNOPUTRA BIN SUKARNO pada usia 73 tahun," kata Hasto, melansir Detik.

Lahir pada 13 Januari 1953, Guruh Soekarnoputra merupakan anak bungsu Presiden ke-1 Indonesia, Soekarno, dari pernikahannya dengan Fatmawati. Guruh juga adalah adik dari Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Pria bernama asli Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra itu sempat menjalani pendidikan di Perguruan Cikini sebelum melanjutkan sekolah di SMA Negeri 25 Jakarta dan berkuliah jurusan Arkeologi di University of Amsterdam selama tiga tahun hingga 1974.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik. Ia meraih gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada 2010.

Sejak muda, Guruh dikenal dengan bakatnya di dunia seni, terutama seni tari dan seni musik. Ia mendirikan grup kesenian Swara Mahardika dan GSP Production. Ia juga mendirikan grup Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye.

Berbagai lagu legendaris lahir dari tangan Guruh Soekarnoputra, seperti Kala Sang Surya Tenggelam, Melati Suci, Zamrud Khatulistiwa, Lenggang Puspita, Mahadaya Cinta, serta Galih dan Ratna.

Guruh Soekarnoputra sempat menikah dengan perempuan asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada 2002. Namun keduanya bercerai pada 2009.

Dalam dunia politik, Guruh Soekarnoputra bergabung dengan PDI pada 1982 dan kemudian berlanjut ke PDIP pada 1999 hingga saat ini. Ia juga sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada masa jabatan 1999-2024 dari daerah pemilih

an Jawa Timur.