Begini Respon PDIP Disebut Jadi Poros Kuat di Pilpres 2029

Jakarta, - Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo angkat suara usai partainya disebut sebagai poros penting dalam kontestasi Pemilu dan Pilpres 2029 mendatang.

Ganjar menegaskan bahwa partainya saat ini tengah fokus membantu penanganan penanganan bencana di daerah. Pihaknya belum mau berbicara soal urusan pemilu.

"Kami sedang konsen bantu bencana NTT, siaga erupsi gunung dan kondisi kekeringan dimana masyarakat perlu banyak air. Disamping soal efek karhutla pada masyarakat," kata Ganjar saat dihubungi, Selasa (8/9).

Rentetan bencana tersebut, kata Ganjar, menjadi pekerja rumah atau PR yang harus menjadi konsentrasi bersama. Menurut dia, sumber daya yang ada harus dipimpin dan digerakkan.

"Gempa NTT perlu bantuan, banjir Aceh dan sekitarnya perlu dituntaskan, karhutla perlu segera dipadamkan, kekeringan & kesulitan air bersih perlu segera dibantu karena kemungkinan kemarau ini akan panjang," katanya.

"Ditambah beberapa erupsi gunung berapi yang berdampak pada sektor lain. Itulah masalah rakyat yang harus diurus hari ini," imbuh Ganjar.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia sebelumnya menyinggung PDIP sebagai poros penting dalam pilpres bersama Solo dan Cikeas yang dinilai sudah mulai pasang kuda-kuda.

Doli menyoroti pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat pada Sabtu (5/9).

Dia setuju sepenuhnya dengan pernyataan AHY dalam pidatonya yang menyinggung soal kekuasaan sebagai amanah yang memiliki batas waktu.

"Namun, dilihat dari nuansa penyampaian, gestur, dan standing positionnya, AHY seperti memberi signal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam Pilpres mendatang," kata Doli saat dihubungi, Senin (7/9).

Wakil Ketua Baleg DPR itu juga menunggu poros politik penting lain, yakni Teuku Umar atau PDIP untuk menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pilpres 2029.

"Memang menjadi agak unik, bila dalam waktu dekat, salah satu poros politik penting lain (Teuku Umar), tidak kunjung menyatakan siap bertarung pada Pilpres 2029," pungkasnya.