Pelaku berhaisl diringkus di willayah Cilandak, Jakarta Selatan pada hari yang sama atau beberapa jam setelah terjadinya peristiwa pembunuhan.
"E diamankan sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Subdit 3 Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," beber Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa dalam keterangannya, Kamis (30/7).
Dari hasil pendalaman sementara, aksi pembunuhan itu diduga bermula ketika korban mendatangi kamar indekos pelaku. Keduanya kemudian terlibat perselisihan.
"Keduanya kemudian terlibat perselisihan yang berujung pada tindak kekerasan menggunakan sebuah palu hingga menyebabkan M meninggal dunia," jelas Resa.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah palu, dua unit telepon seluler, tas, dompet, perhiasan, kain, topi, sarung tangan, serta satu unit sepeda motor. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menegaskan setiap perkara yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang menjadi perhatian serius kepolisian.
"Perkara ini akan ditangani secara profesional, objektif, dan tuntas. Seluruh proses dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh penyidik agar memberikan kepastian hukum," jelas Budi.
Sebelumnya, seorang wanita bernama Muzalipah (52) ditemukan tewas di sebuah indekos di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu (29/7). Penemuan jasad korban bermula dari temuan tetesan darah yang menetes ke lantai bawah.
"Saksi melihat ada tetesan darah dari lantai atas. Kemudian saksi melaporkan ke ketua RT bahwa terdapat darah di TKP. Setelah itu, saksi 1 dan RT melapor ke saksi 3 selaku ketua RW," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan saat dihubungi, Kamis (30/7).
Selanjutnya, para saksi berusaha untuk mencari asal tetesan darah tersebut. Saksi juga mengecek satu per satu pintu kosan yang terkunci.
"Setelah itu, saksi membuka paksa pintu kamar tersebut dan melaporkan kejadian ke Polsek Grogol Petamburan. Selanjutnya, petugas dipimpin Pawas Ipda Sutrisno dan piket Reskrim bersama piket Samapta dan Iden mendatangi TKP dan benar korban kedapatan telah meninggal dunia," tutur dia.