Jakarta, - Kemarin, Senin 13 Jali 2026, Kepala Kepolisian Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Agus Subiyanto, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Sigit menyatakan, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergitas serta soliditas dua lembaga. Terlebih, menurutnya, ada hal-hal yang berupaya memecah belah Polri dengan TNI.
"Tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan, karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri," ujar Sigit, seperti dikutip dari keterangan tertulis.
Menurut Listyo, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri terus memperkuat sinergi dan soliditas. Listyo menuturkan, TNI dan Polri merupakan pilar utama penjaga kedaulatan bangsa Indonesia.
"Ini adalah kunci utama agar negara kita terus bisa menjalankan program-program kebijakan bapak presiden. Itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," ucapnya.
Listyo juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, baik tingkat kapolda hingga kapolres seluruh Indonesia, untuk terus memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri. "Sehingga NKRI ini bisa kita jaga bersama, seluruh program bapak presiden bisa kita kawal untuk menuju Indonesia Maju," ujar Listyo.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi; Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak; Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali; Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Mohamad Tonny Harjono; dan Kepala Staf Umum TNI, Letnan Jenderal Richard T.H. Tampubolon. Kapolri turut didampingi oleh sejumlah pejabat utama Markas Besar Polri.