Jelang Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Melemah

Jakarta, - Pada pembukaan perdagangan hari ini Jumat 26 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, meski peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.723-5.847, sementara target penguatan jangka pendek berada di kisaran 6.060-6.120," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini. Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni MAPA, MEDC, UNTR, dan UNVR.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih memiliki peluang melanjutkan penguatan jika mampu menembus resistance terdekat di level 6.053.

"Apabila IHSG berhasil naik di atas 6.053, indeks berpotensi menguji kembali level 6.171. Namun jika tetap berada di bawah level tersebut, tren pelemahan masih berisiko berlanjut," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.847, 5.722, 5.472, dan 5.314 dan resistance 6.121, 6.294, 6.545, 6.835, dan 7.207 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BRPT, ICBP, INDF, JPFA, dan MBMA.

IHSG ditutup di level 5.999 pada perdagangan Kamis (25/6) sore. Indeks saham menguat 115,15 poin atau naik 1,96 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp13,64 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,57 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 537 saham menguat, 135 terkoreksi, dan 141 stagnan.