Menurut United States Geological Survey (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 dan berpusat di San Felipe, Negara Bagian Yaracuy. Sekitar 39 detik kemudian, gempa yang lebih kuat kembali terjadi dengan magnitudo 7,5.
AS menyatakan telah menjalin komunikasi dengan otoritas Venezuela untuk memobilisasi bantuan darurat terutama medis ke negara itu.
"Kami berkomunikasi dengan pihak berwenang dan sedang mengerahkan bantuan," tulis Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, melalui platform X.
Ia menggambarkan gempa yang diprediksi menewaskan korban sampai ratusan ribu jiwa ini sebagai bencana yang "menghancurkan". Sejauh ini, sebanyak 32 orang dilaporkan tewas imbas dua gempa dahsyat ini dan jumlah itu diperkirakan masih akan terus bertambah.
Sebab, otoritas terkait masih berupaya mengevakuasi orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan gedung.
Sementara itu, dikutip Reuters, pejabat Kementerian Luar Negeri AS, Jeremy Lewin, mengatakan kementerian telah mengaktifkan tim bantuan bencana dan gugus tugas khusus untuk menyalurkan serta mengoordinasikan bantuan bagi warga Venezuela.
"Bekerja sama dengan mitra kami di pemerintahan sementara Venezuela, Amerika Serikat akan mengirim tim pencarian dan penyelamatan, pasokan medis dan kemanusiaan, serta berbagai sumber daya lainnya pada hari-hari krusial setelah bencana alam tragis ini," bebernya.
Kedutaan Besar AS di Caracas juga melaporkan seluruh personel Amerika telah terdata dan berada dalam kondisi aman.
Selain AS, China juga menyatakan siap memberikan bantuan kepada Venezuela.
Pada Kamis (25/6), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan Beijing akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk membantu Venezuela menghadapi dampak bencana.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai warga negara China yang menjadi korban tewas maupun terluka akibat gempa tersebut.
Spanyol juga menjadi salah satu negara yang menyatakan akan menyalurkan bantuan ke Venezuela. Selain mengumumkan penyaluran bantuan, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, turut menyampaikan dukungan kepada Venezuela.
Melalui unggahan di X, Sanchez menulis bahwa dirinya dan pemerintah Spanyol memberikan dukungan penuh kepada rakyat Venezuela.
"Spanyol dan saya secara pribadi menyampaikan dukungan penuh kepada rakyat Venezuela setelah gempa bumi dahsyat yang terjadi malam ini. Pikiran kami bersama para korban dan keluarga mereka," tulisnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, mengatakan Madrid siap mengirimkan bantuan darurat apa pun yang dibutuhkan untuk mendukung upaya penanganan bencana di Venezuela.