Jakarta, - Klub Basket, New York Knicks berhasil jadi juara NBA musim ini. Sukses ini sekaligus mengakhiri puasa selama 53 tahun yang mereka jalani untuk kembali jadi juara NBA.
Sejak memenangkan gelar NBA kedua pada 1973, Knicks sempat masuk final NBA pada 1994 dan 1999. Di 1994, Patrick Ewing dan kawan-kawan kalah dari Houston Rockets. Sedangkan di 1999, Latrell Sprewell dan kawan-kawan kalah dari San Antonio Spurs.
Di musim ini, penantian tersebut berakhir. Knicks bisa kembali jadi juara NBA.
Knicks tampil solid di final NBA musim ini. Dalam laga lawan Spurs, mereka menunjukkan keunggulan dari seri final dengan format best of seven.
Knicks memastikan juara usai menang di game kelima. Knicks unggul 94-90 atas Spurs sekaligus menutup seri final dengan kemenangan 4-1.
Sejak awal seri final, Knicks memang telah menunjukkan kemampuan mereka dan kans besar untuk juara. Knicks bisa mencuri dua game awal ketika laga berlangsung di markas Spurs. Knicks pulang ke New York dengan keunggulan 2-0 di tangan.
Saat main di Madison Square Garden di game ketiga, Knicks sempat kalah 111-115. Kedudukan menjadi 2-1 dan laga final seperti bakal kembali sengit dan panjang.
Namun Knicks bisa melakukan hal luar biasa di game keempat. Knicks bisa menghapus ketinggalan 29 poin untuk menang 107-106 di akhir pertandingan. Knicks pun membawa keunggulan 3-1 saat kembali bermain di San Antonio.
Kemenangan di game keempat turut berpengaruh pada kondisi mental kedua tim. Terbukti, Knicks bisa tetap percaya diri meski sempat tertinggal selama tiga kuarter awal. Di kuarter keempat, Knicks tampil lebih baik dan memutarbalikkan keadaan.