- Pemain Barcelona, Lionel Messi menutup tahun ini dengan torehan 50 gol di semua kompetisi. Pencapaian membuatnya selalu mencetak paling tidak 50 gol sejak 2010 hingga saat ini, kecuali pada 2013. Selain itu, penyerang Argertina ini juga baru dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia. Sebelumnya, ia telah meraih lima kali gelar serupa. Meskipun memiliki prestasi yang mentereng, bukan berarti pemain 32 itu tak memiliki kekurangan.
Ryan O’Hanton dari ESPN menyebut Messi termasuk pemain tak suka dan memiliki kemampuan yang kurang baik dalam bertahan. Ia menyebut sejak 2010 hingga saat ini , ia hanya melakukan 23 upaya perebutan bola dan 22 usaha memotong umpan lawan di kompetisi Liga Spanyol. Selain itu, pemain asal Argertina ini, dalam sepuluh tahun terakhir hanya membuang bola ke area pertahanan lawan sebanyak l5 kali, memblok tendangan 5 kali dan menggagalkan crossing hanya sekali.
Selain itu, meskipun Messi kerap beroperasi di sisi sayap, ia tergolong pemain yang jarang mengirimkan umpan crossing. Ketimbang melakukan umpan dari sisi sayap, ia memilih melakukan operan pendek atau membawa bola dan menerobos ke sisi tengah. Hal itulah yang membuat dirinya hanya berhasil membuat 14 dari 78 crossing yang pernah dilakukannya di La Liga.
Kelemahan ihwal umpan silang ini juga diungkapkan oleh seorang analisis Science Sports, Jan Van Haaren. Ia menyebut Messi bukanlah seorang pemain yang efektif. Bila dikalkulasikan dengan jumlah kontribusi selama 90 menit, peringkat pemain asal Argentina itu hanya tergolong sebagai pemain menengah.
Sementara analis StatsBomb, James Yorke menyebut Messi sangat jarang mencetak gol dari ketika mendapatkan umpan silang. Ia bahkan menyebut, sang pemain memiliki statistik yang terbilang rata-rata dan jarang bisa memanfaatkan dengan maksimal peluang yang berasal dari umpan silang. Itulah sebabnya Messi tercatat hanya menghasilkan satu gol melalui sundulan kepala di setiap musimnya. (ibtimes)