-
Kebiasaan buruk pada malam hari ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. Mengapa? Karena pada malam hari tubuh seharusnya beristirahat, memperbaiki sel, mengatur tekanan darah, dan menjaga keseimbangan cairan.
Jika kebiasaan buruk dilakukan terus-menerus, ginjal bisa mengalami beban kerja tambahan dan dalam jangka panjang berisiko mengalami kerusakan.
Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi serius yang sering kali datang tanpa disadari oleh penderitanya. Tahukah Anda bahwa ada beberapa kebiasaan malam yang ternyata bisa memicu penyakit ginjal kronis?
Sayangnya, tidak sedikit orang yang baru menyadari bahwa dirinya telah mengalami sakit ginjal akibat kebiasaan malam yang buruk dan sering dilakukan.
Kebiasaan-kebiasaan ini memang terlihat sepele, tetapi dampaknya terhadap kesehatan ginjal bisa sangat besar jika dilakukan terus-menerus, lo.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja kebiasaan malam tersebut dan mulai meninggalkannya demi kesehatan ginjal Anda di masa depan.
Berikut beberapa kebiasaan malam yang bisa menjadi penyebab penyakit ginjal kronis yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber .
1. Ngemil makanan tinggi natrium
Kebiasaan malam yang tidak sehat untuk ginjal Anda salah satunya adalah ngemil makanan tinggi natrium. Misalnya saja keripik, popcorn tinggi mentega, biskuit, hingga frozen food.
Mengonsumsi natrium dalam jumlah tinggi akan membuat tubuh menahan air di pembuluh darah dan menyebabkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi inilah yang menjadi faktor risiko penyakit ginjal kronis.
Perlu disimak para pembaca , jika Anda ingin ngemil di malam hari, sebaiknya ganti dengan makanan sehat, seperti potongan buah segar.
2. Banyak mengonsumsi protein
Protein memang baik untuk tubuh. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, hal ini justru membahayakan ginjal Anda .
Protein yang berlebihan akan membuat ginjal bekerja keras untuk menyaringnya. Hal inilah yang bisa memperburuk kondisi ginjal.
Jika Anda ingin mengonsumsi protein di malam hari, cobalah untuk menggantinya dengan protein nabati atau daging tanpa lemak dan seimbangkan dengan buah dan sayur.
3. Menahan buang air kecil semalaman
Ada beberapa orang yang ingin buang air kecil saat tidur malam, tapi karena malas, akhirnya ditahan sampai pagi. Inilah kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis.
Saat Anda menahan buang air kecil di kandung kemih, bakteri akan tumbuh dan berkembang biak. Jika terus terjadi, maka kandung kemih akan mengalami infeksi, lalu naik melalui ureter ke ginjal.
Inilah yang kemudian menyebabkan infeksi ginjal serius, hingga membuat fungsi ginjal menurun dan menyebabkan kerusakan pada ginjal.
Baca Juga: Fungsi Ginjal Menurun Akibat Lonjakan Gula Darah: Waspadai Kerusakan Permanen
4. Mengabaikan rasa haus di malam hari
Pernahkah Anda merasa haus di tengah-tengah tidur malam hari, tapi malas untuk bangun? Ya, hal seperti ini pasti pernah dialami oleh banyak orang.
Namun, jika dilakukan terus menerus, Anda berisiko mengalami dehidrasi, lo. Jika sampai dehidrasi, maka ginjal tidak akan mendapatkan aliran darah secara cukup. Inilah yang menyebabkan cedera ginjal kronis.
Apalagi jika Anda minum, namun memilih minum manis, kopi, teh, atau minuman alkohol, maka ini membuat fungsi ginjal semakin buruk.
5. Mengabaikan kram malam hari
Kebiasaan lainnya yang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis adalah mengabaikan kram di malam hari. Biasanya ditandai dengan kaki yang bergerak-gerak, menendang, atau gelisah.
6. Sering begadang
Kurang tidur kronis dapat mengganggu pengaturan tekanan darah dan metabolisme. Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.
7. Sering makan mi instan atau makanan asin
Garam berlebihan membuat tubuh menahan lebih banyak cairan dan meningkatkan tekanan darah. Jika berlangsung lama, pembuluh darah kecil di ginjal dapat mengalami kerusakan.
8. Terlalu banyak minum minuman berkafein
Konsumsi kafein berlebihan, terutama jika mengganggu tidur atau meningkatkan tekanan darah, dapat berdampak tidak langsung pada kesehatan ginjal. Kopi dalam jumlah wajar tidak otomatis merusak ginjal.
Kondisi ini bisa terjadi karena ketidakseimbangan mineral atau kelainan elektrolit. Bahkan, kondisi ini sering dialami oleh pasien dengan penyakit ginjal kronis.
Hal ini juga menjadi peringatan bahwa seseorang bisa saja menderita penyakit ginjal.
Dengan mengetahui apa saja kebiasaan malam tersebut, Anda dapat menekan risiko penyakit ginjal kronis sejak dini dan menjaga kesehatan ginjal tetap optimal hingga usia lanjut.
Ginjal memiliki jutaan unit penyaring kecil yang disebut nefron.
Proses kerusakannya bisa berlangsung seperti ini:
1. Kebiasaan buruk memicu dehidrasi, tekanan darah tinggi, atau gangguan metabolisme.
2. Pembuluh darah kecil yang memasok ginjal mengalami gangguan.
3. Penyaring ginjal (glomerulus) mengalami kerusakan.
4. Kemampuan ginjal membuang zat sisa dan mengatur cairan menurun.
5. Jika berlangsung bertahun-tahun, dapat berkembang menjadi penyakit ginjal kronis.
Bagaimana cara melindungi ginjal sebelum tidur?
- Minum air secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.
- Hindari makanan terlalu asin pada malam hari.
- Tidur teratur sekitar 7–9 jam bagi kebanyakan orang dewasa.
- Jangan sembarangan mengonsumsi obat pereda nyeri.
- Jangan menahan buang air kecil.
- Kendalikan tekanan darah dan gula darah.
Penting: Penyakit ginjal kronis sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Pemeriksaan kreatinin darah, eGFR, dan albumin urine dapat membantu mendeteksinya lebih dini.