Insiden ini melibatkan iring-iringan mobil Dinas Sosial Jombang beserta ambulans yang tengah membawa jenazah korban insiden KM Virgo Transport 8.
Rombongan pengantar jenazah tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Exit Tol Tembelang menuju Kecamatan Jombang dengan pengawalan relawan bermotor.
Sekitar pukul 09.00 WIB, iring-iringan yang melaju di jalur padat ini menghadapi situasi darurat ketika seorang pengendara motor di depan mereka mendadak berbelok ke kanan.
Relawan pengawal yang terkejut terpaksa melakukan pengereman mendadak. Akibat jarak yang terlalu dekat, kendaraan di belakangnya tidak memiliki ruang cukup untuk menghindar, hal itu memicu tabrakan beruntun yang merusak sejumlah mobil rombongan.
Selain mobil Dinsos Jombang, kendaraan yang terlibat dalam insiden ini meliputi ambulans Toyota Avanza bernopol L 1765 KG, Mitsubishi Pajero Sport L 1062 BAR, Toyota Kijang Innova L 1948 DAG, serta satu mobil lainnya.
"Ada mbak-mbak mau nyeberang. Di belakangnya ada relawan dan mobil Dinsos. Relawannya tidak bisa banting setir, terus kendaraan yang di belakangnya menabrak dari belakang," kata Fajar (32) sopir ambulans.
Fajar menjelaskan posisi kendaraannya saat insiden terjadi berada tepat di tengah iring-iringan. Ambulans yang dikemudikannya tersebut sedang mengangkut jenazah Gondham Prakoso, korban tragedi KM Virgo Transport 8. Jenazah baru saja dijemput dari Bandara Juanda, Surabaya, dan rencananya akan disemayamkan di rumah duka di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.
"Ambulans saya di belakang mobil Dinsos. Di belakangnya mobil keluarga dari jenazah," jelasnya.
Benturan keras akibat kecelakaan membuat ambulans mengalami kerusakan mesin. Peti jenazah akhirnya harus dipindahkan ke ambulans lain milik BPBD Jombang agar perjalanan menuju rumah duka dapat dilanjutkan.
"Tadi sempat muncul api dari radiatornya, tapi sudah terkondisikan. Jenazah sudah dipindah ke ambulans lain," ungkap Fajar.
Pasca kejadian, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, mengurai kemacetan, dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi detail tabrakan tersebut.
"Laporan belum lengkap, anggota masih di TKP pendalaman," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman.