Jakarta, - Pada perdagangan hari ini, Kamis 17 September 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.764 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mata uang Garuda melemah 68 poin atau 0,38 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pergerakan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi terhadap dolar AS.
Sejumlah mata uang Asia melemah, yakni yuan China yang turun 0,04 persen, peso Filipina melemah 0,14 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,57 persen, serta won Korea Selatan melemah 0,46 persen.
Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya menguat. Dolar Singapura naik 0,05 persen dan yen Jepang menguat 0,09 persen. Adapun dolar Hong Kong bergerak datar.
Di sisi lain, mata uang utama negara maju juga bergerak bervariasi. Euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,05 persen, dan dolar Kanada melemah 0,04 persen.
Sebaliknya, dolar Australia menguat 0,11 persen dan franc Swiss naik 0,01 persen terhadap dolar AS.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).
"Pernyataan hawkish dari Ketua The Fed Warsh juga mendorong lonjakan indeks dolar AS serta meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Dia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS.