UMY Kerjasama 20 Perusahaan untuk Serap Alumni Lewat Career Fair 2026

Jakarta, - Universiras Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) turut andil dalam menekan angka penganguran di Indonesia terutama DIY lewat UMY Career Fair 2026. 20 perusahaan akan membuka lowongan kerja dalam gelaran ini.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY, Prof Zuly Qodir mengatakan career fair ini sangat penting dilakukan mengingat data dari BPS yang mencatat ada 1 juta sarjana mengganggur hingga Mei 2026.

"Berdasarkan riset atau survei dari Satuan Kerja Nasional, kita itu di Indonesia setiap tahun kira-kira 1 jutaan orang menganggur, itu bahaya sekali kalau kemudian kita punya mahasiswa tapi alumninya nganggur. Itu saya jangan-jangan ikut berdosa ya?," jelasnya saat pembukaan UMY Career Fair 2026 di gedung E8 Djarnawi Hadikusumo UMY, Jumat (28/8/2026).

"Karena itu, sebagai salah satu cara supaya alumni kita tidak nganggur, maka diadakanlah acara Career Fair, Job Fair, supaya mereka itu bisa melihat peluang-peluang pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi, sesuai dengan keinginan mahasiswa dan keinginan dunia kerja," imbuh zuly.

Selain itu, lanjut Zuly, UMY Career Fair 2026 juga dalam rangka menjalin kerja sama antara kampus dengan perusahaan, dunia industri, kementerian, atau pemerintah. Sehingga akan terjalin kebersamaan antar pihak-pihak itu yang tujuannya tentu menekan angka pengangguran.

"Jangan kemudian kampus suruh mendidik orang, tapi habis itu pemerintah juga abaikan, perusahaan juga abaikan. Itu penting sekali," papar Zuly.

Di sisi lain, Zuly juga berharap para mahasiswa maupun alumni UMY juga bisa membuka wawasan seluas-luasnya dengan mengikuti UMY Career Fair 2026 ini. Pasalnya, persaingan kerja dewasa ini begitu ketat. Tak hanya soal akademik, mahasiswa juga dituntut memiliki etika dan skill khusus agar tidak tergilas persaingan kerja.

"Saya hampir tiap tahun mewisuda yang IPK-nya 4, yang IPK-nya 3,9. Tetapi bukan hanya soal IPK, karena IPK itu sekarang membludak ya yang IPK-nya tinggi-tinggi, tapi etikanya nggak bagus, moralnya kurang bagus, dan tidak punya skill yang lain. Maka penting sekali, IPK penting, kemampuan individual itu penting, talenta khusus itu penting, dan kemudian moral itu sangat penting," ujarnya.

Zuly juga berharap para pencari kerja yang mengikuti UMY Career Fair 2026 juga bisa membuka pandangan jika berkarir tidak harus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kita beri tahu kepada alumni, kepada pencari kerja, lapangan pekerjaan itu bukan hanya ASN, kira-kira gitu. Karena sekarang ini rata-rata yang ditanya lapangan kerja yang gampang itu lah jadi ASN. Kok bisa begitu? Karena dapat pensiun," jelasnya.

UMY Career Fair 2026 digelar 28-29 Agustus 2026 di gedung E8 Djarnawi Hadikusumo UMY. Sedikitnya 20 booth yang berisi perusahaan-perusahaan mulai dari BUMN hingga swasta akan tersaji dalam gelaran ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Agus Yuli Herwanta menaruh apresiasi tinggi terhadap langkah UMY menggelar Career Fair 2026 ini.

"Perlu diketahui bahwa angka pengangguran di Kabupaten Bantul dari segi pendidikan tinggi ini relatif banyak," papar Agus dalam sambutannya dalam pembukaan UMY Career Fair 2026.

"Saya berharap melalui momentum Job Fair ini semoga dapat menjadi pemicu dan mempermudah para pencari kerja untuk bekerja dan mencapai cita-citanya. Tentunya harapan ke depan nanti peningkatan serapan tenaga kerja secara berkelanjutan dapat lebih baik di Kabupaten Bantul dengan bekerja sama antara dunia usaha maupun dunia pendidikan," pungkasnya.