Jelang Akhir Pekan, Pakar Perkirakan IHSG Tertekan

Jakarta, - Pada perdagangan hari ini, Jumat 28 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi pada perdagangan hari ini, meski peluang penguatan tetap terbuka dengan target hingga level 6.666.

"Kami memperkirakan area koreksi IHSG berada di kisaran 6.290-6.394. Adapun area penguatan IHSG berikutnya berpotensi menguji level 6.666," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.373, 6.272 dan resistance 6.599, 6.705 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah rebound kuat dan berhasil menembus resistance minor 6.508.

Pergerakan tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk kembali menguji resistance 6.545.

"Momentum positif IHSG diperkirakan masih bertahan selama indeks tidak turun di bawah level 6.435," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.435, 6.352, 6.230, dan 6.080 dan resistance 6.545, 6.666, 6.835, dan 6.916 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, ANTM, BMRI, dan BUMI.

IHSG ditutup di level 6.521 pada perdagangan Kamis (27/8) sore. Indeks saham menguat 116,06 poin atau naik 1,81 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp13,51 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,54 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 553 saham menguat, 96 terkoreksi, dan 138 stagnan.