"Per hari ini yang meninggal dunia ada 100, kemudian luka-luka 1.603 jiwa, mengungsi 180.327 jiwa," kata Kepala BNPB, Suharyanto dalam konferensi pers dilihat YouTube BNPB, Senin (24/8/2026).
Lalu dilaporkan bahwa total rumah yang rusak sebanyak 73.818 unit dan rusak berat ada sebanyak 23.276 unit.
"Data sementara rumah rusak ada 73.818 unit, terbagi dalam rusak berat 23.276 unit, rusak ringan 17.563 unit, dan rusak ringan 32.979 unit," bebernya.
Kemudian, Suharyanto menyebutkan fasilitas umum yang rusak mencapai 1.915 unit.
"Fasilitas umum data sementaranya, fasilitas umum adalah sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan dan infrastruktur infrastruktur lainnya ini ada 1.915 unit yang rusak," bebernya.
"Tentu saja ini data sementara, seiring berjalannya waktu data ini akan semakin lengkap," tambahnya.