"Nah ini dikumpulkan, di-move sedikit, di-bluffing supaya mereka menaati. Kalau enggak, akan melakukan penegakan hukum yang tegas gitu pak," beber Tito dalam rapat penanganan karhutla bersama Presiden Prabowo Subianto, Palembang, Senin (24/8).
Ia pun meminta jajaran pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI mengumpulkan masyarakat dan memberikan edukasi bahwa membakar lahan tidaklah diperbolehkan.
"Jajaran teritorial sampai ke garis terdepan di tingkat Polsek, Koramil, kecamatan, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, betul-betul mengumpulkan masyarakat yang biasa untuk membakar dua hektar itu atau yang biasa disuruh-suruh itu," jelas dia.
Pada saat yang sama, Prabowo menyampaikan TNI/Polri mengerahkan sekitar seribu perwiranya untuk melakukan sosialisasi dan edukasi ke tengah masyarakat.
Ia pun meminta jajaran pemerintah daerah juga untuk senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Prabowo menekankan persoalan kebakaran hutan merupakan masalah yang tak bisa dianggap enteng. Prabowo menegaskan hutan merupakan sumber kehidupan.
"Kalau hutan terbakar, seluruh rakyat yang akan kena, pernapasan dan sebagainya," kata dia.