DPR Jadikan Pemulihan Kampung Adat Sade Prioritas Pascakebakaran

[INTRO]

DPR RI memastikan pemulihan Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi perhatian khusus setelah kebakaran menghanguskan puluhan rumah adat pada Sabtu (22/8) malam.

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengatakan DPR telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat revitalisasi kawasan adat tersebut. Menurut dia, kebakaran Sade bukan sekadar bencana bagi masyarakat setempat, tetapi juga kehilangan bagi warisan budaya NTB. "Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua," kata Sari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8).

Sari mendatangi langsung Kampung Adat Sade pada Minggu untuk melihat kondisi kawasan yang terdampak kebakaran. Ia meninjau lokasi, berdialog dengan warga, serta melihat proses pembersihan material sisa kebakaran. Dalam kunjungan tersebut, Sari menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp200 juta dan 100 paket sembako kepada warga terdampak. Ia juga memastikan bantuan lanjutan akan disalurkan melalui program pemerintah pusat. Selain bantuan logistik, Sari meninjau posko kesehatan untuk memastikan pelayanan bagi warga terdampak tetap berjalan cepat dan tepat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, sebanyak 89 rumah mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WITA pada Minggu setelah tim gabungan melakukan pemadaman sepanjang malam. Kebakaran cepat meluas karena sebagian besar rumah adat di kawasan tersebut menggunakan material yang mudah terbakar, seperti kayu, bambu, dan ilalang.

Kampung Adat Sade merupakan kawasan permukiman masyarakat Suku Sasak yang masih mempertahankan bentuk rumah, tata ruang, serta tradisi kehidupan masyarakat adat. Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan untuk menangani dampak kebakaran sekaligus menyiapkan langkah pemulihan kawasan tersebut.

Pemulihan Kampung Adat Sade kini tidak hanya menyangkut pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kawasan adat sebagai salah satu warisan budaya dan destinasi wisata NTB.