Jakarta, - Pada perdagangan hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih memiliki dua skenario pergerakan.
Dalam skenario terbaik, indeks berpeluang melanjutkan penguatan, sementara skenario terburuk membuka risiko koreksi.
"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 6.544. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berisiko terkoreksi ke kisaran 6.056-6.230 untuk membentuk wave (b)," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.296, 6.201 dan resistance 6.599, 6.763 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ARCI, BIPI, NCKL, dan RMKE.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan tren penguatan, dengan level 6.545 menjadi resistance kunci yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.
"Jika mampu menembus resistance Fibonacci 6.545, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hingga 6.666. Namun, tren naik dapat berakhir lebih awal jika level 6.545 tetap bertahan sebagai resistance," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.338, 6.230, 6.057, dan 5.887 dan resistance 6.545, 6.700, dan 6.835 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, BRPT, EMTK, dan INCO.
IHSG ditutup di level 6.501 pada perdagangan Kamis (20/8) sore. Indeks saham menguat 107,46 poin atau naik 1,68 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp15 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 43,65 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,28 juta kali.
Pada penutupan kemarin, 452 saham menguat, 190 terkoreksi, dan 150 stagnan.