Pihak Sekolah di Jaksel Klarifikasi, Bunker Sudah Diperiksa Polisi

- Pihak sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan memastikan bunker yang sebelumnya diduga menyimpan senjata telah diperiksa oleh kepolisian.

Kuasa hukum sekolah, Hermawanto, mengatakan polisi telah memeriksa bunker pada 5 Agustus lalu.

"Kami sudah mengklarifikasi, meng-cross-check semua hal yang ada di dalam berkaitan dengan informasi bunker. Bunker itu rupanya kemarin sudah sempat dimasuki oleh aparat kepolisian. Jadi, bunker itu sudah dimasuki dan sudah dipastikan bahwa itu tidak ada barang apa-apa lagi oleh pihak kepolisian," kata Hermawanto di sekolah tersebut, Jumat (7/8).

Ia mengatakan polisi menemukan senjata dan juga narkoba di dalam bunker itu. Hermawanto mengatakan temuan-temuan di sekolah itu telah diserahkan ke kepolisian.

"Kami perlu tegaskan bahwa semua hal sudah diserahkan kepada pihak kepolisian. Sudah diserahkan kepada pihak polisi dan kami tinggal menunggu bagaimana tindak lanjutnya pihak kepolisian," ujarnya.

Pihak sekolah kini meminta kepolisian segera melakukan sterilisasi terhadap seluruh area yang masih dipasang garis polisi (police line).

Ia mengatakan saat ini masih terdapat dua ruangan yang dipasang police line, salah satunya, ruangan bekas Ketua Yayasan berinisial IWD yang ditemukan ratusan senjata.

"Sterilisasi itulah yang sekarang kami meminta kepada aparat untuk segera melakukan sterilisasi, untuk memastikan bahwa seluruh barang-barang di sekolah sudah tidak ada lagi barang-barang yang berbahaya. Itu yang sedang kami minta kepada aparat kepolisian," katanya.

Sebelumnya, ratusan senjata berbagai jenis ditemukan di yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Temuan airsoft gun sebanyak 995, terdiri dari jenis revolver airsoft gun sebanyak 776 dan jenis pistol airsoft gun sebanyak 215," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Jumat (7/8).

"Dan juga pada saat itu ditemukan juga empat pucuk senjata angin, senapan angin. Selain itu juga ditemukan satu pucuk senjata api merek Francispa. Kemudian juga ditemukan laras senjata panjang pabrikan sebanyak empat buah," sambungnya.

Kemudian, pada Rabu (5/8) juga ditemukan tiga pucuk airsoft gun. Ketiga airsoft gun itu masing-masing berjenis FN90, AK-47 serta M4 Carbine.

Joko menyebut untuk temuan senpi dan laras panjang saat ini telah diamankan di Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara untuk airsoft gun dititipkandi Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Ditintelkam Polda Metro Jaya.

Selain senjata, kata Joko, juga ada temuan narkoba berupa dua linting diduga ganja dan satu paket diduga sabu pada Rabu lalu. Temuan narkoba itu saat ini tengah ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Jak

arta Selatan.