Tolak Damai, Israel Terus Serang Warga Gaza Secara Membabi Buta

[INTRO]

Israel kembali mengacuhkan perdamaian di Jalur Gaza yang diupayakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pasukan Zionis terus menyerang Gaza, termasuk yang terbaru, Sabtu (1/8/2026), menewaskan setidaknya tiga orang.

Dua serangan udara di Gaza tersebut juga melukai banyak warga lainnya. Dalam serangan terbaru, drone Israel menghantam halaman rumah di Deir Al Balah, menewaskan satu warga dan melukai beberapa lainnya.

Sebelum itu, serangan drone Israel lainnya menargetkan kerumunan warga sipil di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, menewaskan dua warga Palestina.

Serangan tersebut berlangsung sehari setelah Trump dan Dewan Perdamaian mengumumkan kesepakatan untuk menerapkan fase selanjutnya gencatan senjata Gaza. Seperti dilketahui gencatan senjata fase pertama di Gaza berlaku sejak 10 Oktober 2025, meski terus dilanggar Israel.

Dewan Perdamaian menyatakan kelompok perlawanan Palestina Hamas menyetujui peta jalan terperinci yang telah disusun, namun Israel belum memberikan tanggapannya.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan, pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak Oktober lalu telah menewaskan 1.222 warga Palestina dan melukai 4.053 lainnya.

Sementara itu, serangan Israel ke Gaza sejak Oktober 2023 menewaskan lebih dari 73.000 orang dan melukai lebih dari 174.000 lainnya. Serangan tersebut juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil.