Isu Demo Besar Agustus, PMJ Bentuk Tim Khusus Sikat Perusuh!

Jakarta, - Polda Metro Jaya membentuk Tim Preventive Strike sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diambil bersamaan dengan isu yang berseliweran di media sosial soal akan adanya rencana aksi demonstrasi besar pada Agustus mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan, tim khusus tersebut terdiri atas gabungan sejumlah direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

“Kapolda Metro Jaya sudah menegaskan membentuk Tim Preventive Strike yang terdiri dari direktorat operasional yang ada di Polda Metro Jaya,” ujar Budi di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Budi menjelaskan, pembentukan tim ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini dan mitigasi awal apabila ditemukan indikasi adanya kelompok tertentu yang berupaya memicu kerusuhan di wilayah hukum Polda Metro Jaya serta kawasan penyagga (Bodetabek).

“Jadi sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah-wilayah penyangga. Akan dilakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” tegas Budi.

Terkait fenomena mal yang mulai memasang pagar tinggi karena khawatir akan isu gelombang demonstrasi Agustus, Budi menegaskan bahwa hingga saat ini kepolisian belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait rencana aksi tersebut.

“Terkait tentang pagar, dalam situasi kamtibmas sampai saat ini Polda Metro Jaya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait tentang aksi yang ada,” jelasnya.

Meski demikian, kepolisian melalui Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tetap memantau pergerakan narasi dan ajakan yang beredar liar di media sosial.

“Kita akan melihat pamflet-pamflet ataupun ajakan-ajakan, ini hanya sekadar lempar flyer atau memang akan ada gelombang aksi. Kami juga akan berkoordinasi dari analisa perkiraan intelijen terkait situasi terkini,” ungkap Budi.

Guna memastikan situasi tetap kondusif, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya juga mengintensifkan patroli skala besar di kawasan Jakarta hingga wilayah perbatasan seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena situasi keamanan di Jakarta sejauh ini masih aman dan dapat dikendalikan.