Jakarta, - Iran mulai bersiap membombardir sejumlah infrastruktur penting di Israel dalam waktu dekat.
Pernyataan itu disampaikan Teheran setelah mengetahui rencana Amerika Serikat dan Israel untuk kembali melancarkan serangan besar-besaran ke seluruh pusat-pusat energi Iran.
Salah satu pejabat Iran mengatakan kepada kantor berita Mehr News bahwa laporan media AS tentang rencana serangan besar-besaran oleh Amerika dan Israel terhadap infrastruktur Iran sebagai "sebuah kegilaan."
"Kami telah menyiapkan program ekstensif (serangan balasan) untuk menanggapi kemungkinan kegilaan Amerika, yang mencakup infrastruktur penting rezim Zionis dan infrastruktur energi AS di kawasan ini (Timur Tengah) dan kami siap menghadapinya," ujar pejabat itu.
Dia menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran, "baik dalam perang 40 hari maupun kelanjutannya dalam beberapa pekan terakhir, telah menunjukkan kemampuan dan kemauan untuk melakukan tindakan tersebut."
Peringatan ini muncul di tengah aksi saling serang antara pasukan Iran dan AS selama beberapa pekan terakhir.
Iran menyerang pangkalan-pangkalan AS di seluruh wilayah dan pasukan Amerika terus menyerang wilayah Iran. Iran juga telah menutup Selat Hormuz untuk pelayaran, dan bersumpah akan tetap tertutup sampai campur tangan militer AS berakhir.
AS pun kembali merencanakan serangan besar-besaran bersama Israel untuk mengincar seluruh infrastruktur energi Iran seperti depot-depot minyak hingga pembangkit listrik.