Jakarta, - Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP), Puan Maharani akhirnya buka suara merespons soal sejumlah kritik terhadap sikap politik PDIP terkait dengan gelombang demo mahasiswa beberapa waktu terakhir.
Usai memimpin Paripurna DPR, bersama Wakil Ketua DPR dari PKB, Puan membantah PDIP bersikap abu-abu dalam posisinya di pemerintahan. Dia menegaskan PDIP sejak awal memiliki sikap politik yang jelas.
"Enggak kok, kita jelas," ujar dia singkat di kompleks parlemen, Kamis (2/7).
Puan tidak menjelaskan lebih lanjut sikap jelas yang dia maksud.
Sindiran terhadap sikap PDIP sebelumnya sempat dilayangkan sejumlah elite partai koalisi pemerintah, seperti PKB dan Golkar.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengingatkan PDIP untuk bersikap tegas alias tak abu-abu soal posisinya di pemerintahan. Jazilul terutama menyoroti salah satu pentolan kadernya yang sekaligus eks Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto terlihat dalam aksi mahasiswa di sekitar Bundaran HI beberapa waktu lalu.
"Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden," ujarnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji sementara itu menyatakan pihaknya menghormati sikap politik PDIP yang disebut sejumlah petingginya sebagai partai penyeimbang.
Meski begitu, Sarmuji mengaku tak memahami maksud posisi tersebut. Dia bilang tak ikut campur dan membiarkan rakyat menilainya.
"Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai," ujar Sarmuji.
PDIP menuai sentilan dari partai politik koalisi usai Andi Widjajanto ikut terjun dalam aksi mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6) lalu.
DPP PDIP menegaskan tak terlibat dan mengorganisir pihak mana pun dalam aksi unjuk rasa di sejumlah daerah, termasuk di Bundaran HI beberapa waktu lalu oleh mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah mengatakan sikap partainya itu telah menjadi instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDIP," ujar Said di kompleks parlemen, Rabu (17/6).
Dia meminta agar keberadaan Andi tak ditafsirkan mewakili partai.
"Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak, keikutsertaan atau jalan-jalan yang terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDI Perjuangan," katanya.