[INTRO]
Aktivitas di gudang penyimpanan ribuan sepeda motor listrik yang diduga terkait proyek program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap berjalan normal meski lokasi tersebut telah disegel oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Sejumlah pekerja terlihat masih beraktivitas seperti biasa dan operasional gudang tidak menunjukkan tanda-tanda penghentian.
Pantauan di lokasi pada Jumat (19/6/2026) menunjukkan karyawan masih keluar masuk area gudang yang digunakan untuk menyimpan ribuan unit motor listrik. Meskipun operasional gerbang terlihat lebih ketat. Seorang pegawai yang melintas melarang law-justice untuk memasuki halaman pergudangan saat dimintai izin untuk mengambil gambar. Namun, dia tidak menyangkal kalau gudang ini berelasi dengan MBG. Dia juga menolak memberitahu proses pemeriksaan dan penyegelan oleh penyidik Kejaksaan Agung. "Saya tidak tahu kegiatan seperti itu," ujarnya.
Di lokasi tersebut, memang tidak terlihat ada plang penyitaan oleh penyidik Jampidsus. Namun, garis penyegelan dan tanda penyitaan tampak terpasang di roda-roda motor tersebut. Seorang warga sekitar yang berprofesi sebagai pekerja di kawasan mengaku baru mengetahui adanya penyegelan setelah penyidik Kejagung mendatangi lokasi sehari sebelumnya. "Petugas dari Kejaksaan datang ramai-ramai, sekitar 10an orang untuk melakukan pemeriksaan dan menyegel," ujarnya saat ditemui di depan gudang, Jumat (19/6).
Ia mengaku tidak mengetahui secara detail proses penyegelan karena hanya melihat dari luar area gudang. Menurutnya, petugas datang langsung ke lokasi dan melakukan penyegelan tanpa membuka penutup terpal maupun jaring yang menutupi ribuan motor listrik tersebut. "Langsung disegel saja, terpal dan jaringnya masih terpasang, tidak dibuka," ujarnya.
Dia juga memastikan aktivitas pekerja tidak terganggu pascapenyegelan. "Tiap hari tetap ada aktivitas seperti biasa. Dari luar tidak terlihat ada masalah, para pekerja masih masuk dan bekerja," katanya.
Sebelumnya, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan penyegelan terhadap ribuan sepeda motor listrik milik Badan Gizi Nasional yang tersimpan di gudang kawasan industri Sentul, Kabupaten Bogor. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penyegelan dilakukan untuk memverifikasi jumlah unit sekaligus mengamankan barang bukti. "(Kunjungan) untuk mengecek jumlah sepeda motor listrik dan menyegel," ujar Syarief di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Ia menambahkan, proses pengecekan dan penyegelan akan dilakukan secara bertahap terhadap gudang-gudang penyimpanan lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut. Penyegelan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola program MBG yang tengah ditangani Kejagung. Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan lima tersangka, yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, dua mantan Wakil Kepala BGN yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, serta Asep Yusuf Somantri dan PT Yasa Arta Trimanunggal melalui direkturnya, Andri Mulyono.