Disegel Kejagung, Gudang Motor Listrik MBG di Sentul Bogor Tetap Buka

Jakarta, - Aktivitas di Gudang EMMO Electric Mobility, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap berjalan normal meski ribuan motor listrik di dalamnya telah disegel Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (17/6/2026) kemarin. 

Pantauan di lokasi hari ini Kamis (18/6/2026), karyawan gudang masih lalu lalang beraktivitas seperti biasa.

Tidak ada tanda-tanda gudang tersebut ditutup atau dihentikan operasionalnya. 

Seorang warga sekitar yang berprofesi sebagai tukang ojek bernama Oweh mengaku baru mengetahui penyegelan tersebut sehari sebelumnya.

Saat itu, ia sedang mangkal di lokasi. Sebelumnya, kata dia, tidak ada garis pembatas merah putih tanda penyegelan di lokasi tersebut. 

"Belum ada, baru kemarin itu dari Kejagung di sini rame-rame (nyegel)," ujar Oweh, warga sekitar saat ditemui di lokasi, Kamis. 

Dia juga mengatakan tidak mengetahui detail proses penyegelan di dalam gudang.

 Ia hanya melihat penyegelan dari luar saat orang (Kejagung) ramai-ramai datang. "Saya juga kurang tahu pastinya di dalam gimana, cuma ada ini saja (tanda disegel)," kata dia.

Dia juga menyebut, selama ini, belum pernah melihat motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) itu beroperasi di jalanan sekitar Sentul. Menurut Oweh, petugas dari Kejagung datang langsung menuju gudang. Penutup terpal dan jaring pada ribuan motor listrik tidak dibuka saat proses penyegelan.

 "Jadi, langsung disegel saja, penutup terpal jaring-jaringnya masih ada, tidak dibuka," ujarnya. 

Ia memperkirakan, proses penyegelan berlangsung siang hari. Sebab, dirinya masih berada di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan suasana di dalam gudang sudah ramai petugas.

"Siangan kayaknya, soalnya saya masih di sini jam 1 siang dan sudah ramai di dalam gudang," kata Oweh. 

Meski demikian, ia menegaskan tidak ada gangguan berarti terhadap aktivitas karyawan. Para pekerja tetap masuk seperti hari-hari biasa bekerja. 

"Tiap hari juga ada (beraktivitas), kayak tidak ada masalah. Di luar situasinya gini-gini saja, mereka masih beraktivitas (kerja)," ujar Oweh. Senada dengan Oweh, seorang pedagang gorengan di dekat lokasi, Edi, juga membenarkan suasana gudang masih kondusif pasca-penyegelan. Edi mengungkapkan bahwa informasi dari karyawan gudang terkait alasan penyegelan tersebut. 

"Kata karyawan yang kerja di sini, itu disegel biar tidak rusak karena sudah lama di sini, jadi disegel dulu sebelum dioperasikan, takut kelistrikan motornya lemah," ujar Edi, pedagang gorengan yang sehari berjualan di sekitar lokasi. 

Edi mengungkapkan, gudang tersebut bukan milik EMMO Electric Mobility. Bangunan itu berstatus sewa dan baru digunakan beberapa bulan terakhir. "Itu nyewa, tidak lama baru beberapa bulan," imbuh pria yang sudah 20 tahun berjualan di sana. Sebelum dijadikan gudang motor listrik, kata Edi, bangunan tersebut sempat kosong. Hanya ada petugas keamanan yang merawat kebersihan lokasi.