Jakarta, - Pengamat Ekonomi Sosial, Nurmadi H. Sumarta menyatakan bahwa keputusan Presiden RI, Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang berlanjut ke proses hukum, merupakan langkah yang sangat bijak dan tepat sasaran.
Apalagi menurut dia, Dadan Hindayana disebut-sebut merupakan orang kepercayaan bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang sejak 19 Agustus 2024 dipercaya mengurus BGN secara ugal-ugalan.
"Banyak pejabat, menteri warisan Jokowi yang bermasalah secara hukum dan tidak kompeten dan menjadi sandera Prabowo," kata Nurmadi seperti melansir rmol.id.
Bagi warga awam, kata Nurmadi, indikasi dan bukti penyimpangan yang dilakukan Dadan Hindayana cs sudah mencolok, terlebih buat aparat penegak hukum (APH).
"Misalnya pengadaan motor listrik, tablet, seragam, sepatu, kaos kaki, EO, alat makan yang di-mark up. Semuanya tidak terkait pangan dan gizi," kata Nurmadi.
Belum lagi ketimpangan sosial terhadap mitra MBG, dan kenaikan harga kebutuhan.
"Semua sudah viral disorot warga dan netizen," kata Nurmadi.
Anehnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bisa kebobolan belanja-belanja tidak masuk akal tersebut.
"Bahkan pengawasan DPR lemah, bahkan seolah nihil," kata Nurmadi.