Jakarta, - Beberapa waktu lalu, Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari kembali melontarkan kritik keras terhadap Menteri Pertanian (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman terkait polemik data swasembada pangan nasional.
Melalui pernyataannya yang beredar di media sosial, Feri menilai Menteri Pertanian terlalu percaya diri membantah kritik mengenai persoalan pangan, namun justru menghadirkan pihak yang menurutnya tidak relevan untuk membahas substansi persoalan tersebut.
“Pak Amran saking pintarnya menentang hukum konstitusi bicara pangan tapi ngundang pakar hukum laut bicara pangan. Hahahaha wajar pengikutnya pintar-pintar. Ayo berani nggak Pak Mentan debat terbuka live. Adu data kita? Saya buka berantakan datanya dia!” ujar Feri Amsari lewat akun X pribadinya dikutip Selasa (26/5/2026).
Pernyataan itu langsung memicu perhatian publik di tengah memanasnya perdebatan mengenai klaim keberhasilan swasembada pangan pemerintah. Sebelumnya, Feri memang beberapa kali mempertanyakan validitas data pangan nasional, terutama terkait klaim penghentian impor beras dan lonjakan stok cadangan beras pemerintah.
Dalam sejumlah diskusi publik, Feri menyoroti adanya dugaan ketidaksesuaian antara data produksi pangan dengan kondisi riil di lapangan, termasuk harga beras yang menurutnya masih tinggi di masyarakat. Kritik tersebut kemudian memunculkan respons keras dari berbagai pihak yang membela kebijakan Kementerian Pertanian.
Di sisi lain, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya telah membantah tudingan terkait manipulasi data swasembada pangan. Pemerintah mengklaim stok beras nasional saat ini mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, dengan cadangan beras pemerintah disebut menembus lebih dari 4 juta ton.
Ketegangan antara Feri dan kubu pendukung pemerintah bahkan sempat melebar ke ranah hukum. Sejumlah laporan terkait dugaan penyebaran informasi bohong juga sempat diarahkan kepada Feri setelah kritiknya soal swasembada pangan viral di ruang publik.
Kini, tantangan debat terbuka yang dilontarkan Feri menjadi sorotan baru. Publik menanti apakah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan menerima ajakan debat terbuka secara langsung untuk membedah data pangan nasional di hadapan masyarakat.
Pak amran saking pintarnya menentang hukum konstitusi bicara pangan tp ngundang pakar hukum laut bicara pangan. Hahahaha wajar pengikutnya pintar2...ayo berani ngak pak mentan debat terbuka live. Adu data kita? Sy buka berantakan datanya dia! https://t.co/SVC063awOZ
— feri amsari (@feriamsari) May 26, 2026