"Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis karena dibohongi," ucap IA ditemui di Polresta Malang Kota, dilansir detikJatim, Rabu (8/4/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/4/2026). IA langsung mengadu kepada orang tuanya. Kecewa karena telah ditipu mentah-mentah, IA didampingi keluarga dan pendamping hukum akhirnya membawa kasus dugaan pemalsuan identitas ini ke jalur hukum.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan adanya pengaduan yang dilayangkan IA. Polisi kini masih menyelidiki secara mendalam terkait unsur pidana dalam laporan tersebut.
"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada," pungkas AKP Rahmad Aji Prabowo.