- Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mengungkap inisial dua terduga pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Menurut polisi, dua orang berinisial BHC dan MAK menjadi eksekutor penyiraman air keras kepada Andrie.
Inisial tersebut berbeda dengan empat inisial terduga pelaku yang telah ditahan Tentara Nasional Indonesia. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iman Imanuddin tak menjawab ketika ditanya apakah terduga pelaku yang disebut polisi berbeda dengan yang ditahan TNI. Dia juga tak menjelaskan dengan gamblang ketika ditanya apakah dua orang tersebut sudah ditangkap atau belum.
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan institusinya berkolaborasi bersama TNI menyelaraskan fakta hukum kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. Langkah sinkronisasi data penanganan perkara ini merespons perbedaan temuan inisial para terduga pelaku penyerangan di lapangan
Apa pendapat Nitizen dibawah ini:
@nblais_
@mega_salsabillah
Kok beda stuntmannya?
@bro.fadli
polisi release sesuai fakta data dan bukti yg ditampilkan terang benderang.
@sandissukron
Oooh pake stuntman lagi
@azizbin0214
baca juga :
https://www.law-justice.co/artikel/201311/tni-turunkan-tim-selidiki-penyiraman-air-keras-terhadap-andrie-yunus/
https://www.law-justice.co/artikel/201313/polri-bentuk-tim-khusus-ungkap-kasus-siram-air-panas-andrie-yunus/
https://www.law-justice.co/artikel/201313/polri-bentuk-tim-khusus-ungkap-kasus-siram-air-panas-andrie-yunus/