Jakarta, - Proses mencetak gol jarak jauh dari pemain bertahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Rizky Ridho dalam laga Persija Jakarta vs Arema FC menjadi nomine penghargaan FIFA Puskas Award 2025.
Gol spektakuler bek sentral Garuda itu bersaing dengan gol yang dicetak 10 bintang dunia lainnya, termasuk yang dilesakkan winger Lamine Yamal ke gawang Espanyol dan gelandang Arsenal Declan Rice ke gawang Real Madrid.
"Para nomine FIFA Puskás Award 2025, lihat semua golnya dan tentukan pilihanmu," demikian dikutip dari akun X milik FIFA World Cup, Jumat (14/11) dini hari WIB.
Adapun para nomine itu adalah Alerrandro Souza (Vitoria vs Cruizeiro), Alessandro Deiola (Cagliari vs Venezia), Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seatle Sounders), Santiago Montiel (Independiente vs Independiente Rivadevia), dan Amr Nasser (Al Ahly vs Pharco).
Kemudian Carlos Orrantia (Queretaro vs Atlas), Lucas Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund), Declan Rice (Arsenal vs Real Madrid), Kevin Rodrigues (Kasimpasa vs Rizespor), Lamine Yamal (Barcelona vs Espanyol), dan Rizky Ridho (Persija Jakarta vs Arema FC).
Adapun gol Rizky Ridho yang menjadi nomine Puskas Award 2025 ini adalah yang dilesakkannya dalam lanjutan laga Liga 1 2024/2025 pada 9 Maret lalu di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Sayangnya kala itu Persija kalah 1-3 dari Arema FC.
Saat itu, Rizky Ridho melakukan overlapping dan menerima umpan dari Ryo Matsumura di sayap kiri. Lalu, dengan pemikiran cepat, Rizky Ridho langsung melepaskan tembakan dari tengah lapangan.
Penjaga gawang Arema FC saat itu Lucas Frigeri, terlalu jauh dari mulut gawang, dan tidak dapat menggagalkan tembakan Rizky Ridho.
Dia hanya bisa memandangi bola tendangan Rizky Ridho mendarat masuk ke pojok atas gawang Tim Singo Edan.
Apa Itu Puskas Award
Puskas Award adalah penghargaan untuk gol terindah yang tercipta dalam satu tahun. Hitungan yang dipakai adalah kalendar tahun, bukan kalendar kompetisi yang masing-masing berbeda.
Nama Puskas Award ini sendiri diambil dari nama legenda sepak bola, Ferenc Puskas. Puskas adalah legenda era 50-an yang membawa Hungaria jadi salah satu tim terkuat di dunia.
Puskas Award dimulai pada 2009. Cristiano Ronaldo yang saat itu membela Manchester United jadi pemenang pertama penghargaan ini lewat golnya ke gawang Porto.
Setelah itu, Puskas Award jadi salah satu penghargaan yang rutin dibicarkan tiap tahun. Pro-kontra tentang pemenang tentu menghiasi pengumuman hasil akhir mengingat nominasi yang masuk tiga besar memang punya daya tarik tersendiri.
Dari deret nama yang jadi pemenang, Puskas Award terlihat punya karakteristik yang terbuka. Deret pemenang tidak mesti datang dari jajaran pesepakbola elite macam Cristiano Ronaldo, Neymar, dan Zlatan Ibrahimovic.
Ada pula pemenang dari pesepakbola yang namanya tak dikenal luas secara global. Contohnya, pesepakbola Malaysia yaitu Mohammad Faiz Subri yang jadi pemenang di edisi 2016.
Saat itu Faiz Subri jadi pemenang lewat gol tendangan bebas. Bola melengkung dan melaju ke gawang dengan alur yang tak masuk akal karena bergerak ke kiri lalu melambung jauh ke kanan dan masuk ke sudut gawang.
The FIFA Puskás Award 2025 nominees! 💫
Watch all the goals and cast your vote! 🗳️ — FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) November 13, 2025