Jakarta, - Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menyatakan bahwa tidak disebutkannya nama mantan presiden Joko Widodo alias Jokowi dianggap sebagai isyarat dari Presiden Prabowo Subianto bahwa selama 10 tahun menjabat Jokowi tidak memiliki kontribusi bagi TNI.
Pernyataan itu dia sampaikan merespons tidak disebutkan nama Jokowi oleh Presiden Prabowo dalam acara HUT ke-80 TNI yang berlangsung pada Minggu, 5 Oktober 2025.
"Tidak disebutnya nama Jokowi sebagai Presiden ke-7 dalam HUT TNI tentunya itu tanda tanya besar," katanya seperti melansir rmol.id.
Hari menduga, hal itu merupakan cara komunikasi Prabowo memberikan isyarat kepada pimpinan TNI.
"Isyarat sebagai bentuk evaluasi bahwa selama 10 tahun Jokowi berkuasa, kontribusi apa yang sudah diberikan Jokowi. Apalagi pasca 2 jam Jokowi bertamu ke Kertanegara dan Presiden Prabowo tidak menyebut nama Jokowi dalam HUT TNI, tentunya itu salah satu bagian dari dampak pertemuan 2 jam," pungkas Hari.
Sebelumnya, sebagai informasi, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025 terjadi hal yang menarik.
Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto tidak menyebut nama mantan Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi, saat menyapa deretan tamu undangan yang hadir di acara tersebut.
Prabowo membuka sambutannya dengan menyampaikan penghormatan kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang hadir mendampingi. Setelah itu, ia menyapa para tokoh dan mantan pemimpin bangsa satu per satu.
“Yang saya hormati Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono. Yang saya hormati Ibu Hj. Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden ke-4 RI. Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Kepala Negara juga menyebut deretan mantan wakil presiden lainnya yang hadir maupun diwakili keluarga.
“Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Bapak H. Muhammad Jusuf Kalla. Wakil Presiden ke-11 RI, Prof. Dr. Boediono. Wakil Presiden ke-13 RI, Prof. KH. Ma’ruf Amin. Ibu Hj. Soraya Hamzah Haz, istri Wapres ke-9 RI,” lanjutnya.
Selain itu, Prabowo turut memberi penghormatan kepada pimpinan lembaga negara yang hadir. Diantaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Pertahanan RI Syafri Syamsudin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan seluruh tamu undangan lainnya.
Sepanjang daftar nama itu, tak terdengar nama Joko Widodo disebut oleh Prabowo. Padahal, Jokowi adalah Presiden ke-7 RI sekaligus pendahulunya yang baru setahun mengakhiri masa jabatannya.
Meski begitu, suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Ribuan prajurit TNI dari tiga matra, peserta upacara, serta masyarakat yang memadati kawasan Monas turut larut dalam peringatan delapan dekade pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.