Layanan Bermasalah, Direksi Bank DKI Didesak Mundur

Jakarta, - Direksi Bank DKI didesak untuk mengundurkan diri. Desakan ini buntut atas bermasalahnya layanan bank daerah tersebut sejak akhir Maret 2025. Padahal, pada bulan yang sama Bank DKI sempat mendapat penghargaan Top Digital Corporate Brand Award 2025 kategori Perbankan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Direktur Eksekutif Center of Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, yang menekankan desakan mundur terhadap direksi Bank DKI ini menyoroti komplain banyak nasabah selama sistem perbankan bermasalah. Di saat yang sama, akses terhadap layanan seperti transaksi perbankan dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan hari raya Lebaran.

"Sebaiknya, seluruh direktur dan komisaris Bank DKI mengundurkan diri saja, untuk menutup malu Gubernur Pramono. Dengan mundur, artinya mereka bertanggungjawab secara moral. Agar citra Bank DKI bisa kembali tegak, kepercayaan nasabah juga pulih," tutur Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Minggu (6/4/2025), seperti dikutip Inilah.

Selain mendesak undur diri dari perusahaan, Uchok mewanti-wanti direksi yang dipimpin oleh Agus Haryoto Widodo serta jajaran komisaris mesti bertanggung jawab."Payah nih Bank DKI, seminggu tidak berfungsi, dan hal ini sangat merugikan nasabah dan merusak citra Bank DKI di mata publik. Direksi bank KI harus bertanggung jawab," tuturnya.

Menurutnya, ada yang tidak beres dalam tata kelola perusahaan sehingga menyebabkan sistem perbankan bermasalah berhari-hari. Anggaran daerah yang mengalir ke bank itu lantas dipertanyakan akuntabilitasnya.

"Jadi kualitas IT Bank DKI yang benar seperti apa? Kalau memang mumpuni, kenapa bisa terjadi gangguan hingga berlama-lama. Sehingga merugikan nasabah. Saya kira, kejadian Bank DKI ini bikin malu mas Pramono Anung sebagai Gubernur Jakarta," ungkapnya.

Terkait layanan perbankan dari Bank DKI, banyak warga internet (warganet) yang curhat. Para nasabah Bank DKI itu mengaku tak bisa bertransaksi dengan lancar. Sejak malam takbiran atau 30 Maret 2025, banyak nasabah Bank DKI mengeluhkan ngadatnya layanan perbankan dari bank DKI, lewat media sosial (medsos) X.

Misalnya, akun @*ndi*dy*_, dikutip Minggu (6/4/2025), mengaku tak bisa transfer lewat ATM Bank DKI. "Hallo @bank_dki mau tanya... Saya kok nggak bisa transfer dan transaksi pakai Bank DKI sejak malam takbiran, ini kenapa ya min?" tulis @*ndi*dy*_.

Atas berbagai keluhan nasabah di medsos X, Bank DKI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihaknya memberikan petunjuk kepada nasabah yang ingin melakukan pengaduan. Pihak Bank DKI menyampaikan pengumuman layanan terbatas di sejumlah kantor cabang pembantu Bank DKI untuk tanggal 31 Maret 2025, 1-5 April 2025 dan 7 April 2025 yang beroperasi mulai pukul 10.00 WIB.