25 Tahun Hanya Mengenal Nama, UAS Akhirnya Bisa Bertemu dengan Cak Nun

Jakarta, law-justice.co - Penceramah kondang, Ustaz Abdul Somad (UAS) akhirnya bisa bertemu dengan tokoh intelektual muslim Indonesia yang namanya telah didengar sejak bangku kuliah.

Sosok ini dalam 25 tahun terakhir hanya dia kenal melalui cerita dosen, buku-buku, hingga tayangan video Youtube.

Baca juga : Laporan Dugaan Asusila Ketua KPU Hasyim Asy`ari Bakal Disidangkan DKPP

Tokoh itu adalah Emha Ainun Nadjib. Penulis, penyair, dramawan, sastrawan, cendekiawan, dan juga seorang kiai.

Pertemuan dengan Cak Nun, sapaan akrab Emha Ainun Nadjib, diungkapkan Ustaz Abdul Somad (UAS) melalui akun resmi Instagramnya, @ustadzabdulsomad_official, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga : Kata Ahli soal AstraZeneca Akui Ada Efek Samping Langka pada Vaksinnya

Dia mengunggah dua foto bersama Cak Nun. Satu foto UAS didampingi istrinya, Fatimah Az Zahra bersama Cak Nun dan istri, Novia Kolopaking. Satu lagi, saat UAS terlibat obrolan dengan Cak Nun.

"Tasauf itu tidak meninggalkan dunia, tetap terkenal tapi sederhana, seperti Emha Ainun Najib", kata Pak Nazaruddin dosen Tasauf saya di IAIN Sultan Syarif Kasim tahun 1996.

Baca juga : Naik Rp275, Kementerian ESDM Tetapkan Harga Biodiesel Rp12.453/Liter

Begitu kalimat awal yang dituliskan UAS dalam keterangan foto unggahannya.

Setelah mendengar nama Cak Nun dari dosennya, UAS pun mencari tahu tentang sosoknya melalui berita-berita.

Hingga pada 1998, UAS berangkat ke Mesir. Di negeri itu, UAS membaca buku-buku karya Cak Nun milik temannya. Di antaranya buku berjudul Slilit Sang Kyai.

"Sampai hari ini, aku tetap menontonnya di Youtube," tulis UAS.

Meski telah banyak pihak yang berupaya, tapi nyatanya pertemuan UAS dengan Cak Nun belum terwujud. UAS pun pasrah, membiarkan takdir berjalan mengikuti alurnya.

Hingga akhirnya, pada Sabtu (22/5/2021) pagi menjelang siang, UAS bertemu dengan Cak Nun di sebuah acara wisuda SMK Global Menturo Sumobito Jombang.

"Ternyata, pertemuan di sini yang tertulis di Lauhul-Mahfuzh. Banyak hikmah. Duduk dan makan di rumah Ibunda tempat beliau dibesarkan hingga 1966. Ziarah kepada yang hidup dan yang sudah mendahului," tulis UAS lagi.

Dalam pertemuan itu, UAS mendengarkan cerita panjang Cak Nun tentang pagar-pagar yang membiarkan diri dilompati seenaknya. Tentang sosok yang disangkakan jauh dari rasa takut, tapi pada hakikatnya amat sangat ketakutan.

Setelah beberapa bercengkerama, keduanya pun harus berpisah. "Perpisahan tak mampu menghentikan kami, karena doa tetap menyertai," kata AUS mengakhiri keterangan foto yang ditulisnya.

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh UAS عبد الصمد (@ustadzabdulsomad_official)