Tidore, - Sebagian besar masyarakat kita memandang anak pejabat identik dengan kehidupan bergelimang harta, serba mewah, dan penuh privilege. Namun anggapan model begitu ternyata tidak sepenuhnya benar.
Melansir Grid, justru ada anak pejabat yang mesti bekerja keras untuk bisa mendapatkan penghasilan dan menyambung hidup.
Seperti contohnya tampak pada diri Muhammad Rafdi Marajabessy, anak wakil Walikota Tidore yang bekerja sebagai kuli bangunan.
Beberapa waktu lalu, foto-foto dirinya saat di lokasi proyek sempat menjadi perbincangan khalayak. Foto-foto tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Muhammad Nauval pada Kamis (4/7).
"Dia Ini Anakx Wakil Walikota Tidore tapi dalam kehidupan keseharianx sangat sederhana dan mandiri malahan berkerja sebagai Kuli Bangunan...!!!" tulis akun Facebook Muhammad Nauval seperti dikutip Grid.
Walhasil, unggahan akun Facebook Muhammad Nauval mulai dibanjiri oleh komentar warganet. Banyak di antara mereka secara terang-terangan memuji Rafdi.
"Awalnya dari kuli bangunan lama2 bisa jadi arsitek....betul kan.. Salam semangat buat abangNya... Top banget lahh," komentar akun Facebook Pardi Sujono.
"Salut.. mandiri.. gk kebayakan anak pejabat.. melebelkan org tua," komentar akun Facebook Sueis Limbong.
"Salut nian. Sesuatu yang sepertinya mustahil dilakukan anak dalam posisinya," komentar akun Facebook Syaifuddin Gani.
Sementara itu, melansir akun Instagram @smart.gram, Muhammad Sinen selaku Wakil Walikota Tidore, membenarkan bahwa Rafdi adalah anaknya.
Diketahui, Rafdi merupakan anak ketiga Muhammad Sinen. "Betul, itu anak saya yang ketiga," ujar Muhammad Sinen.
Menurut Muhammad Sinen, ia selalu menanamkan sifat pekerja keras kepada anak-anaknya, termasuk Rafdi.
"Pejabat itu milik orang banyak, itu yang saya bilang kepada mereka. Yang jadi wakil walikota itu ayah, bukan kalian. Kalian harus contoh ayah dulu, untuk sukses dalam hidup itu harus kerja keras,” tutur Muhammad Sinen.
Muhammad Sinene juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan anaknya belum seberapa jika dibandingkan dengan perjuangannya di masa silam yang harus kehilangan bapak di saat masih duduk di bangku SD.
Di sisi lain, Rafdi mengatakan, ia tak ingin memanfaatkan jabatan ayahnya. Rafdi menuturkan bahwa pekerjaan kuli bangunan sudah dilakukannya sejak SMA. Tak hanya itu, sebelumnya Rafdi juga sempat bekerja di kapal ikan.