KPPU Indikasikan Ada Permainan Harga Pupuk dan Pestisida

- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Medan mengindikasikan terjadi permainan harga antarperusahaaan pupuk dan pestisida yang menimbulkan kerugian bagi petani. 

"Permainan pupuk dan pestisida itu ditandai dengan kenaikan harga secara bersamaan atau sering hilang jenis-jenis pupuk tertentu saat petani membutuhkan," kata Kepala KPPU KPD Medan Ramli Simanjuntak, di Medan, Minggu (2/9) seperti dikutip Antara.

Bahkan saat pupuk dan pestisida tertentu yang dibutuhkan masyarakat hilang di pasaran, muncul pupuk pestisida merek lain.

"Ada kesan pupuk atau pestisida itu dihilangkan untuk menaikkan harga saat muncul kembali, dan di sisi lain terkesan memaksa petani menggunakan pupuk maupun pestisida lain sebagai pengganti," katanya lagi.

Dia menegaskan, KPPU semakin antusias mengamati dan mempelajari karena meski harga pupuk dan pestisida naik, tetapi harga jual komoditas yang dihasilkan petani tidak naik bahkan cenderung turun.

KPPU Medan terus mempelajari kasus pupuk dan pestisida itu, sebelum memastikan penyelidikan dilanjutkan atau tidak.

"Petani harus didorong dan dilindungi untuk tetap menggairahkan bisnis usaha perkebunan dan pertanian," ujar Ramli.
 

Tags: |