Diperiksa Propam Polri, Ayah Walikota Kediri Dimutasi di Polda Jatim

Jakarta, - Bekas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto, sekaligus ayah dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, resmi dimutasi dari jabatannya di jajaran Polda Jawa Timur. 

Mutasi dilakukan karena Edy menjalani pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Pencopotan Edy tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor ST/1271/X/KEP/2026 tertanggal 29 Oktober 2026.

Dalam surat tersebut, Edy yang sebelumnya menduduki kursi Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Jatim, ditarik menjadi perwira menengah di direktorat yang sama.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Jules Abraham Abast membenarkan pencopotan sekaligus pergeseran posisi Edy tersebut. Mutasi ini, kata dia, dilakukan secara khusus dalam rangka pemeriksaan.

"Memang benar, terdapat mutasi terhadap AKBP EH dan sebagaimana tercantum dalam mutasi tersebut, yang bersangkutan dimutasikan dalam rangka pemeriksaan," kata Jules, saat dikonfirmasi, Jumat (30/10).

Polda Jatim belum mengungkap detail dugaan pelanggaran yang membuat Edy harus berurusan dengan Propam Polri. Jules beralasan, pihaknya tidak berwenang membeberkan substansi karena proses pemeriksaan ditangani langsung oleh Mabes Polri.

"Namun, terkait materi maupun substansi pemeriksaan, termasuk apakah berkaitan dengan dugaan perkara tertentu sebagaimana yang ditanyakan, kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses pemeriksaan tersebut tidak dilakukan oleh Polda Jawa Timur," ujarnya.

Jules juga menegaskan Polda Jatim tidak bisa menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran sebelum proses pemeriksaan terhadap Edy rampung sepenuhnya.

"Oleh karena itu, Polda Jatim tidak dalam posisi untuk menyampaikan ataupun menyimpulkan materi maupun hasil pemeriksaan," tegasnya.

Sebelumnya, beredar kabar mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, dikabarkan ditangkap oleh Divisi Propam Mabes Polri.

Edy diamankan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Dia diduga terlibat dan menjadi pembina sebuah organisasi masyarakat (ormas).

Berdasarkan narasi yang mencuat di media sosial Edy yang juga ayah dari Wali Kota Kediri ini diduga membekingi praktik premanisme dari ormas tersebut.

"Kami menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan dan untuk penjelasan lebih lanjut mengenai substansi maupun hasilnya tentunya menjadi kewenangan pihak yang melakukan pemeriksaan," ujar Jules.