Reuters melaporkan sidang pleno kelima PKC yang digelar pada 26-29 Oktober secara resmi mengusir 33 pejabat, termasuk mantan anggota Politbiro Ma Xingrui dan Zhang Youxia. Mantan diplomat senior Liu Jianchao dan eks Menteri Perindustrian Jin Zhuanglong juga termasuk di antara yang dipecat.
Hasil Netanyahu di Pemilu Israel sampai PBB Minta RI Mundur dari BoP
Ini merupakan pemecatan terbanyak sepanjang sejarah modern partai.
Sejak menjabat pemimpin partai pada 2012, Xi Jinping memulai operasi `bersih-bersih` pejabat yang dinilai korup, tidak loyal, atau berpotensi menjadi rival politiknya.
Sidang pleno pekan ini juga menandai ketidakhadiran pejabat paling signifikan dalam sejarah partai.
Secara total, hanya ada 276 anggota yang hadir di pertemuan. Jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan 376 anggota yang ditunjuk pada 2022.
Umumnya, para pejabat tidak hadir karena `disapu` Xi Jinping.
Pada 2012, Xi Jinping mengatakan kepada pimpinan partai komunis bahwa korupsi yang dibiarkan memburuk tanpa terkendali "pada akhirnya akan menyebabkan keruntuhan total partai dan negara."
Sikap antikorupsinya tersebut selalu digaungkan dan dijunjung tinggi, termasuk dalam pertemuan pekan ini.
Pernyataan publik Xi menunjukkan bahwa ia menganggap aksi bersih-bersihnya sebagai satu-satunya pengaman partai dari kemorosotan.
Kepada partai, Xi menyerukan untuk bersama-sama dengan militer melancarkan revolusi pada diri sendiri dan memberantas "virus" yang merusak kesehatan partai.