Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksikan Bakal Menguat

Jakarta, - Pada perdagangan hari ini, Jumat 30 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal menguat.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang mengalami rebound jangka pendek setelah ditutup di atas level Fibonacci retracement 50 persen dengan membentuk pola candle hammer. Namun, koreksi masih berpotensi berlanjut sebelum indeks kembali menguat.

"Pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.012, 4.915 dan resistance 5.328, 5.460 hari ini. Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBNI, INDY, ISAT, dan PSAB.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi setelah menembus level support Fibonacci 5.116.

Namun, peluang rebound tetap terbuka selama tekanan jual tidak semakin dalam hingga menembus 4.972.

"Meski koreksi berlanjut di bawah 5.116, IHSG berpeluang rebound untuk melanjutkan wave iv ke atas selama tidak menembus 4.972," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 4.972, 4.895, dan 4.767, dan resistance 5.418, 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, ANTM, ASII, BBRI, dan PGEO.

IHSG ditutup di level 5.098 pada perdagangan Kamis (29/10) sore. Indeks saham melemah 184,25 poin atau minus 3,49 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,23 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,22 miliar saham.

Pada penutupan IHSG kemarin (29/10), sebanyak 98 saham menguat, 624 terkoreksi, dan 70 stagnan.