Jakarta, - Pada perdagangan hari ini, Jumat 23 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali menguat.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, meski risiko koreksi tetap membayangi pergerakan indeks.
"Pada wave iv dari wave (iii) dari wave [v], IHSG berpeluang menguat menuju 5.458-5.563, dengan area koreksi jangka pendek di 5.332-5.366," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185, 4.915, dan resistance 5.404, 5.563 hari ini. Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BRMS, CUAN, HRTA, dan UNVR.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan jika mampu menembus level 5.458, dengan target resistensi berikutnya di 5.588. Namun, indeks berisiko kembali melemah jika turun di bawah 5.185.
"Penembusan level 5.458 membuka peluang IHSG menguji 5.588. Sebaliknya, jika turun di bawah 5.185, indeks berpotensi menguji area support 4.972," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 4.972, 4.767, dan 4.629, dan resistance 5.458, 5.588, 5.774 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, BBRI, BUMI, DEWA, dan EMTK.
IHSG ditutup di level 5.387 pada perdagangan Kamis (22/10) sore. Indeks saham menguat 59,54 poin atau naik 1,12 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,16 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,57 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 467 saham menguat, 204 terkoreksi, dan 123 stagnan.