Jakarta, - Saat ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membuka lebih dari 1.000 posisi pekerjaan melalui Job Fair dalam rangkaian TENANT FESTA #2. Sebanyak 12 perusahaan dari berbagai sektor industri berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Job Fair bertema “Festival of Empowerment, Sport, & Traditions Industropolis Batang” itu menyediakan lebih dari 50 jenis lowongan pekerjaan dengan beragam kualifikasi, mulai dari tenaga profesional hingga lulusan baru.
Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Selama masa pendaftaran pada 10-14 Agustus 2026, tercatat lebih dari 3.500 calon tenaga kerja mendaftarkan diri.
Direktur Operasi dan Teknologi KEK Industropolis Batang Nurjaman mengatakan, keberadaan kawasan industri tidak hanya ditujukan sebagai pusat investasi dan aktivitas bisnis, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Melalui TENANT FESTA #2, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang telah disediakan untuk mencari peluang, belajar, dan berkembang bersama dengan pertumbuhan KEK Industropolis Batang,” kata Nurjaman saat ditemui di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, perkembangan kawasan industri di Batang diharapkan membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam pertumbuhan sektor industri sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.
Libatkan 12 Perusahaan
Job Fair TENANT FESTA #2 melibatkan 12 perusahaan dari berbagai sektor. Di antaranya manufaktur, industri alas kaki, pengolahan makanan dan barang konsumsi, alat kesehatan, garmen, home decor, hingga industri hilir baterai kendaraan listrik.
Perusahaan yang berpartisipasi antara lain PT Bowron Footwear Industry, PT Sampoerna Kayoe, Industropolis Logistik, PT Hormel Pronas Nusantara, PT JJD Outdoor Products Indonesia, PT Youmi Medika Industri, PT Yih Quan Footwear Indonesia, PT Simba Indosnack Makmur, PT Satyamitra Safepower International, LBM New Energy, PT Trax Sumbiri Indo, dan PT Window Shutter Indonesia.
Keberagaman sektor tersebut memberikan pilihan bagi pencari kerja untuk menyesuaikan posisi yang tersedia dengan kompetensi, pendidikan, maupun pengalaman yang dimiliki.
Kegiatan Job Fair juga mendapat dukungan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Dukungan tersebut juga sejalan dengan program Dapat Kerja (Daker) Pemerintah Kabupaten Batang yang salah satunya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Nurjaman mengatakan keterhubungan antara kebutuhan industri dan potensi tenaga kerja lokal perlu terus diperkuat seiring berkembangnya kawasan.
“Penguatan kompetensi masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas,” ujarnya.
Dihadiri Lebih dari 10.000 Pengunjung
TENANT FESTA #2 tidak hanya menghadirkan Job Fair. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi antara kawasan industri dan masyarakat melalui berbagai agenda olahraga, pemberdayaan, dan kebudayaan.
Rangkaian acara ditutup dengan pergelaran tari yang menghadirkan Sanggar Prastikasmara dan Subah Batang. Kegiatan yang digelar di Helipad KEK Industropolis Batang tersebut dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung.
“Melalui TENANT FESTA #2, KEK Industropolis Batang menunjukkan bahwa pertumbuhan kawasan industri tidak hanya berkaitan dengan investasi dan aktivitas produksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan masyarakat, pembukaan lapangan kerja, serta pelestarian budaya lokal,” pungkas Nurjaman.
Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan pelaku industri diharapkan terus diperkuat agar pertumbuhan KEK Industropolis Batang dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Batang.