Zulhas: Kehadiran Kopdes Merah Putih Tak Buat Warung Tutup

Jakarta, - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak ada warung atau minimarket yang akan ditutup jika Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) beroperasi nantinya.

"Jadi tidak ada hoax itu ya, yang warung-warung ditutup itu. Itu jahat sekali. Iya, ingin suruh orang ribut saja," kata Zulhas sapaan akrabnya di Makassar, Selasa (4/8).

Zulhas menuturkan bahwa KDMP dan KNMP dibangun oleh pemerintah untuk mempermudah penyaluran barang-barang subsidi dan bantuan, seperti pupuk, gas LPG 3 kilo hingga KUR.

"Itu nanti semua melalui Koperasi Desa, Koperasi Nelayan, atau Koperasi Kelurahan Merah Putih, ya. Jadi, bukan supermarket, apalagi katanya nanti warung-warung kelontong ditutup. Malah, warung kelontong bisa nitip. Kalau mau promosi seluruh Indonesia, boleh melalui kopdes. Karena ini bukan warung, bukan supermarket ya," jelas Zulhas.

Zulhas menyebutkan pembangunan besar-besaran KDMP dan KNMP ini akan menyerap tenaga kerja yang banyak di desa-desa nantinya.

"Kalau ada 6 orang, 7 orang di 80 ribu desa, sudah berapa itu. Sudah hampir setengah juta orang bisa bekerja. Ya sekarang kesulitan lulusan-lulusan kita, apakah SMA, apakah kampus untuk dapat bekerja. Nah kalau itu nanti bisa nyerap kan (sekitar) 240 ribu. Bisa juga orang bekerja dengan baik, gitu, termasuk melalui program lanjutan budidaya ikan tematik," jelasnya.

Adapun dari sisi progres pembangunan fisik, hingga akhir Agustus ditargetkan sebanyak 35.800 unit gudang dan gerai Koperasi Desa Merah Putih telah rampung dibangun.

"Makanya TNI bantu. Kalau kita bangun sendiri, gimana caranya membangun 35.800 unit enggak gampang. Bangun 10 saja susah. Ini 35.800 yang akan kelar tahun ini. Nah, tahun depan bertahap, enggak bisa sekaligus 80 ribu langsung jadi enggak bisa begitu," pungkasnya.