Polres Jakpus: Jesslyn Dibawa Keluarga Agar Berpisah dengan Pacar

Jakarta, - Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat mengungkap kejadian di balik dugaan penculikan atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay.

Perempuan itu sebelumnya hilang kontak setelah menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, Jakarta Pusat pada Senin, 13 Juli 2026.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Roby Heri Saputra, mengungkapkan Jesslyn ternyata dibawa pergi keluarganya.

"Bersama ibu dan tantenya tanpa paksaan," ujar Roby lewat sambungan telepon kepada Tempo, pada Ahad, 2 Agustus 2026.

Menurut Roby, Jesslyn awalnya dijemput orang suruhan ibunya dari Jakarta menuju Semarang. Jesslyn bersama ibu dan tantenya lalu terbang ke Malaysia lewat Bandara Ahmad Yani, kemudian melanjutkan perjalanan lagi ke Thailand.

Roby mengatakan, penyidik sudah melakukan komunikasi dengan Jesslyn. Dia diduga dibawa oleh keluarganya supaya bisa berpisah dengan kekasihnya saat ini. "Kemungkinannya begitu," kata Roby.

Namun, kata Roby, permasalahan itu tidak menjadi fokus utama polisi. Penyidik hanya memastikan kalau Jesslyn dalam kondisi aman. "Sehingga kami bisa simpulkan bahwa itu bukan sebuah kejadian pidana penculikan ," ucap Roby.

Roby mengatakan, atas dasar tersebut penyidik kemudian memutuskan untuk segera melakukan penghentian penyelidikan kasus tersebut. "Antara Senin atau Selasa besok kita lakukan gelar perkara," tutur Roby.

Sebelumnya, pengacara kekasih Jesslyn, Andi Darti menuturkan, Jesslyn menerima undangan acara ulang tahun tersebut dari tantenya. "Jeslyn waktu itu diminta untuk membawakan kue ulang tahun," kata Andi, kepada Tempo, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Andi, Jesslyn ketika itu diantar menuju restoran oleh pacarnya, Evan. Jesslyn kemudian masuk sendirian ke dalam restoran, sementara Evan menunggu di dalam mobil tidak jauh dari lokasi tersebut.

Jesslyn dan Evan masih sempat berkomunikasi lewat telepon pada pukul 19.30 sebelum akhirnya hilang kontak. Evan yang gelisah lalu mendatangi restoran itu dan menemukan Jesslyn sudah tidak pergi entah ke mana.

Andi mengatakan, Jesslyn diduga diculik oleh lima pria tidak dikenal. Dia digendong ke mobil dengan posisi mata ditutup dan mulut dibekap. "Jeslyn sempat memberontak keluar dari mobil tapi didorong kembali," kata Andi.

Menurut Andi, Evan telah mencoba menelepon Jesslyn, namun tidak pernah dijawab. Dia juga mengirimkan pesan ke sosial media dan email Jesslyn untuk memastikan kondisinya. "Terkirim, tapi tidak pernah dijawab," ucap Andi.