Jakarta, - Hari ini Jumat 31 Juli 2026 pagi, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah berangkat untuk melakukan safari politik ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kuncen Rumah Juang Relawan Jokowi, Utje Gustaaf Patty mengatakan Jokowi akan tiba di Kupang pada Jumat siang. Jokowi nanti akan langsung disambut sejumlah elemen relawan dan juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Beberapa relawan yang akan menyambut kedatangan Jokowi diantaranya; BRN NTT, PasGibran NTT, DPW Team Garuda 08 NTT, BARA NUSA NTTl, GAJAH SOLID NUSANTARA (GSN), SOLMET NTT dan Alap-alap NTT.
Dia menjelaskan seluruh elemen relawan ini bergerak di bawah satu komando yakni Rumah Juang 2 (RJ2).
"Semua saudara Pak Jokowi di NTT yang merupakan gabungan antara masyarakat, seluruh elemen relawan dan kader Partai PSI, siap bersatu menyambut kehadiran Pak Jokowi," kata Utje dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, Jokowi memiliki tempat khusus di hati masyarakat NTT. Utje menilai wajar jika kedatangan Jokowi membawa antusiasme warga dan seluruh relawan.
"Banyak perwakilan masyarakat yang menanyakan kapan Pak Jokowi akan ke NTT? Ada kerinduan yang besar, layaknya perasaan rindu sanak saudara kepada salah satu anggota keluarganya yang sudah lama tak bersua," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT, Christian Widodo mengungkap alasan kedatangan Jokowi ke NTT. Menurutnya, Jokowi datang karena adanya undangan masyarakat.
"Masyarakat NTT sangat merindukan momen-momen ketika Pak Jokowi mengunjungi mereka selama 10 tahun menjabat Presiden RI. Karena itu, masyarakat sangat antusias menyambut agenda safari Pak Jokowi ke NTT ini," ujarnya.
Selama 3 hari di NTT Jokowi akan menghadiri Rakorda PSI NTT. Ia berharap kehadiran Jokowi di Rakorda akan membangkitkan semangat kader PSI seluruh daerah di NTT.
"Kita juga berharap kehadiran Pak Jokowi nanti akan semakin memperkuat soliditas kader PSI NTT sehingga semakin diperhitungkan secara lokal maupun nasional," ujarnya.
Jokowi dijadwalkan akan safari politik di NTT mulai 31 Juli hingga 2 Agustus. Ini adalah provinsi kedua setelah Jokowi safari politik ke Lampung sebelumnya.